godaan wanita

Akhlak Salaf dalam Menghadapi Godaan wanita

Nov 8 • Muamalah • 1014 Views • No Comments on Akhlak Salaf dalam Menghadapi Godaan wanita

Oleh : Ustadz Askaryaman, S.Pd., M.pd

(Praktisi Anak dan Remaja)

Salaf (yang terdahulu) mereka adalah generasi yang pertama-tama memeluk islam. Yaitu para sahabat, Tabi’in, Tabi’ut tabiin dan orang-orang yang beriman setelahnya.

Godaan yang menyebabkan banyak manusia lalai adalah godaan dunia dan wanita. Demikian hebatnya godaan wanita bagi laki-laki, disebutkan dalam satu riwayat dari Usamah bin Zaid Rhadiallahu anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda :

 “Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih besar bagi kaum laki-laki dari pada wanita” (HR. Bukhari dan Muslim)

Abu Sa’id Al-Khudri meriwayatkan, Rasulullah bersabda :

“Sesungguhnya dunia ini indah dan manis, dan sesungguhnya Allah telah menjadikan kamu sekalian sebagai khalifah lalu melihat apa yang akan kalian perbuat. Maka waspadailah dunia dan wanita, sesungguhnya godaan dan bencana pertama yang menimpa bani israil adalah wanita” (HR. Muslim)

Yunus bin Ubaid berkata : ada 3 hal yang perlu dicamkan dari nasehat ku adalah …. janganlah salah seorang diantara kamu berduaan dengan perempuan meskipun untuk mengajarkan Al-Qur’an……

Nabi Yusuf lebih rela dipenjarakan bukan karena tindakan kriminal, tapi justru karena korban fitnah akibat ia menolak ajakan mesum imraatul azis atau permaisuri tuannya zulaikha.

Berkata Nabi Yusuf  “Penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku” (QS.12:33)

Ibn Taimiyah berkata : Kesabaran Nabi Yusuf alahissalam untuk tidak menuruti kemauan permaisuri tuannya lebih sempurna daripada kesabarannya ketika ia dicampakkan oleh saudaranya dalam lubang sumur. Sebab kesabarannya untuk menjauhi maksiat adalah sabar karena pilihannya. Sebab ia merupakan kemampuan untuk memerangi nafsu, lebih-lebih dalam kondisi adanya faktor pendukung, ia seorang pemuda dimana gelora mudanya untuk melakukan itu tentu kuat, dia adalah bujang belum memiliki wanita pendamping, dia juga orang asing ada alasan berbuat itu didaerah orang, ia juga seorang budak yang harus ikut perintah tuannya, wanita yang mengajak ia juga adalah wanita cantik, dan tidak ada orang yang melihat apa yang mereka lakukan, disisi lain ada penjara yang siap mengancamnya. Meskipun dengan sebab-sebab demikian, ia bersabar karena lebih mengedepankan pahala yang ada disisi Allah.

Tentunya balasan menahan diri akan gejolak nafsu syahwat dan rayuan wanita akan mendapat tempat yang terbaik.

     ,فَإِنَّ الْجَحِيمَ هِىَ الْمَأْوَىٰ  ,وَأَمَّا مَنْ  خَافَ  مَقَامَ رَبِّهِۦ  وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَىٰ, فَإِنَّ الْجَنَّةَ  هِىَ الْمَأْوَىٰ  

“Adapun orang yang melampaui batas,dan lebih mengutamakan kehidupan dunia,maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal (nya).Dan adapun orang-orang yang takut kepada kebesaran Tuhannya dan menahan diri dari keinginan hawa nafsunya,maka sesungguhnya surgalah tempat tinggal (nya).” (QS. 79 : 37-41)

Demikian pula ketika diakhirat disaat matahari didekatkan diatas kepala dan tidak ada naungan pada saat itu kecuali naungan Allah.Disebutkan bahwa ada 7 golongan yang mendapatkan naungan, salah satunya adalah :” Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah“.

Bagaimana contoh dari kisah para ulama salaf, dalam meredam hawa nafsu akan godaan wanita untuk mendapat kemulyaan yang tinggi, diantaranya adalah :

Alkisah sosok pemuda tampan seorang ulama besar yang bernama Syaikh Abu Bakar Al Misky. Sosok beliau sangat mudah dikenal oleh masyarakat dizamannya, karena tubuhnya selalu wangi seharum minyak misyk. Suatu hari beliau ditanya “sungguh kami selalu mencium bau wangi darimu, apa yang menyebabkan semua itu”. Dengan bersahaja beliau pun menjawab : “Demi Allah sudah bertahun-tahun aku tidak memakai minya wangi. Adapun aroma wewangi tubuh ini sebabnya adalah seperti ini”.

Beliaupun melanjutkan kisahnya mengapa sampai tubuh beliau mewangi. “Suatu ketika ada seorang wanita yang sangat menyukaiku, begitu banyak tipu daya yang ia lakukan, namun saya tidak terperdaya. Maka sampailah pada suatu hari, ia memperdayaiku untuk masuk kerumahnya, lalu ia mengunci pintu dan jedela-jendelanya. Selanjutnya ia pun merayuku dengan berbagai cara untuk meperdayaiku dan menjerumuskanku. Akupun bingung dan tertekan dengan tipu dayanya, aku lalu berkata kepadanya, “aku mau kebelakang terlebih dahulu karena perut saya sakit mau buang air besar, setelah itu baru saya ikuti kemauanmu”. Aku meminta pembantunya mengiringiku ke toilet, sebagai tanda bahwa saya tidak akan melarikan diri. Ketika aku di toilet, aku membuang hajat/kotoran (maaf bahasanya agak kasar). Aku mengambil seluruh kotoranku dan aku lumurkan keseluruh tubuhku mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Selanjutnya aku keluar dan menuju ketempat wanita itu dalam keadaan berlumuran kotoran. Nah, ketika ia melihatku, ia pun kaget lalu ia memerintahkan pembantunya untuk mengusirku dari rumahnya. Lalu aku pergi dan membersihkan diri, dan pada malam harinya aku bermimpi melihat seseorang berkata padaku,:
“Engkau telah melakukan apa yang belum pernah dilakukan seseorang selainmu. Sungguh akan diganti baumu dengan wewangian yang lebih wangi dari wangi-wangian didunia dan akhirat”.
Maka pada pagi harinya aku terbangun dengan wangi kesturi yang keluar dari aroma tubuhku, yang demikian itu terus berlanjut sampai sekarang
kata beliau.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »