awal dakwah nabi

Apakah Islam Agama Bangsa Arab? (1)

Feb 15 • Studi Lintas Agama • 1836 Views • No Comments on Apakah Islam Agama Bangsa Arab? (1)

Salah satu tuduhan umat kristiani terhadap Islam adalah bahwa Islam adalah agama hanya untuk orang Arab, karena nabi umat Islam lahir di Arab dan AlQurannya pun berbahasa Arab.

SIR Charles Edward Archibald Watkin Hamilton dalam buku “Mohammedanism” halaman 47 mengatakan: “Thus Islam, although a religion physically centred on Mecca, is not an Arabian religion” (Jadi, Islam adalah agama yang dilahirkan di kota Mekkah, namun bukan Agama Bangsa Arab). George Bernard Shaw, budayawan dan kritikus internasional mengatakan “Seharusnya Muhammad disebut sebagai juru selamat untuk seluruh manusia.”

Asal semua agama mestilah dari suatu daerah atau wilayah tertentu. Namun universalitas sebuah agama dapat dilihat dari ajarannya yang dapat diterima oleh umat manusia dibelahan bumi manapun. Tidak diragukan bahwa suatu bahasa akan hidup dengan hidup dan bertambahnya populasi umat yang menggunakan bahasa tersebut, demikian sebaliknya. Lahirnya negara-negara Islam dan negara berpenduduk mayoritas muslim juga merupakan suatu kehidupan bagi bahasa Arab sebagai bahasa Al-Quran. Setiap muslim yang menyadari ajaran agamanya dengan baik mestilah berusaha mempelajari bahasa Arab. Bahasa Arab memiliki banyak kelebihan dan rahasia yang tidak dimiliki oleh bahasa lain. Sehingga dengan terjaganya bahasa Arab sebagai bahasa Al-Quran secara otomatis ikut menjaga kemurnian Al-Quran sebagai wahyu Allah. Bukankah rusaknya kitab-kitab suci sebelumnya seperti Taurat dan Injil adalah karena bahasa asli kitab tersebut sudah tidak ada lagi dan umatnya pun tidak mempelajarinya. Saat ini yang ada hanyalah salinan dari salinan yang didalamnya justeru sering terjadi salah salin. Berapa banyak umat kristiani yang mengerti bahasa Ibrani dan Aramaik sebagai bahasa Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru?. Demikian juga apakah Yesus berbicara dalam bahasa Yunani ? …

Perkembangan populasi umat Islam diseluruh dunia menjadi bukti bahwa agama ini bukan milik orang Arab. Data yang dikeluarkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa akhir era 90-an menyebutkan bahwa Among every four humans in the world, one of them is a Muslim. Muslims have increased by over 235 percent in the last fifty years up to nearly 1.6 billion. “Dari setiap 4 orang di dunia ini satu dari mereka adalah Muslim. Umat Islam telah bertambah lebih dari 235% dalam 50 tahun terakhir hingga mendekati populasi 1,6 milyar”. (http://www.alislam.or.id/informasi/i-populasi-muslim-dunia.html)

Adalah keliru jika hanya karena Al-Quran diturunkan dalam bahasa Arab kemudian umat kristiani mengatakan bahwa ajaran Islam hanya untuk orang-orang Arab saja atau ajaran Islam tidak universal. Ada beberapa alasan ilmiah mengapa Allah menurunkan Al-Quran dalam bahasa Arab sekalipun ditujukan untuk seluruh umat manusia :

  1. Nabi terakhir yang diutus dan diberi wahyu Al-Quran kebetulan memang berasal dari bangsa Arab.
  2. Masyarakat Arab rata-rata memiliki daya hafal yang baik yang bisa kita lihat dimana mereka mampu menyebut silsilah keturunan dan nama-nama leluhur mereka hingga buyut berbuyut. Dengan daya hafal yang kuat ini Allah ingin Al-Quran pertama kali dijaga oleh mereka yang memiliki hafalan kuat. Sesungguhnya ilmu yang terbaik adalah yang berada dalam otak manusia bukan dalam bentuk tulisan karena ia bisa hilang atau rusak.
  3. Sampai hari ini bahasa yang berasal dari rumpun Semit yang masih bertahan sempurna adalah bahasa Arab. Di antara bahasa dari rumpun semit atau kawasan Timur tengah adalah Ibrani, Aramia, Syiria Kuno, Syiria Umum, Kaldea dan bahasa Arab sendiri. Sampai saat ini hanya bahasa Arab yang paling banyak digunakan dan bertahan dalam sebuah bahasa asli kitab suci sebagaimana dalam Al-Quran. Bahkan Perjanjian Lama (Old Testament) yang diklaim berbahasa asli Ibrani telah rusak bahkan musnah, sehingga tidak ada lagi naskah asli dari Perjanjian Lama. Apalagi sejak naskah laut mati ditemukan di gua Qumran Jordania yang menjadi fakta arkeologis bahwa bagian-bagian Alkitab saat ini telah banyak yang berubah.
  4. Bahasa Arab dikenal memiliki banyak kelebihan. Sejak zaman dahulu hingga sekarang bahasa Arab merupakan bahasa yang hidup. Bahasa Arab adalah bahasa yang lengkap dan luas untuk menjelaskan hal-hal mengenai ketuhanan dan keakhiratan. Bentuk-bentuk kata dalam bahasa Arab juga memiliki tasrif (konjungsi) yang amat luas hingga dapat mencapai 3000 bentuk perubahan, dan yang demikian itu tidak terdapat dalam bahasa lain.
  5. Bahasa Arab memiliki kaidah tertentu dalam pembacaan yang menyebabkannya memiliki nilai sastra yang tinggi. Sekalipun tulisan arab tidak diberi baris atau titik, seorang Arab atau Muslim terpelajar yang memahami kaidah bahasa Arab akan mampu membacanya tanpa kesulitan. Inilah yang menjadi alasan mengapa Al-Quran sulit untuk dipalsukan.
  6. Allah menurunkan Al-Quran dalam bahasa Arab yang nyata kepada Nabi Muhammad agar menjadi mu’jizat dan bukti lisan serta tulisan kepada umat manusia hingga akhir zaman. Karena Islam adalah suatu risalah yang universal maka Al-Quran harus terjaga hingga akhir masa dan ini dibuktikan dengan banyaknya kaum muslimin yang menghafal Al-Quran secara sempurna. Karena itu, setiap usaha apapun untuk menambah atau mengurangi Al-Quran baik yang dilakukan kalangan orientalis atau umat kristiani sepanjang sejarah selalu saja ketahuan. Jangan heran bila banyak umat Islam tiba-tiba ribut gara-gara ada Al-Quran palsu beredar atau sengaja dipalsukan.
  7. Pada kenyataannya bahasa Arab hingga zaman ini lebih banyak digunakan dari pada bahasa Ibrani, Aramaik bahkan bahasa Yunani yang menjadi bahasa-bahasa asli Bible. Dengan jumlah penduduk Israel yang sedikit, bahasa Ibrani memiliki jumlah penutur sangat sedikit tidak mencapai 10 juta jiwa. Sementara bahasa Aramaik saat ini hanya digunakan oleh sekitar 350.000 jiwa masyarakat yang bermukim disekitar Syiria dan Rusia bagian selatan. Bandingkan dengan total penduduk Timur Tengah yang kesemuanya secara resmi menggunakan bahasa Arab plus beberapa negara Muslim di Afrika. Bahasa Indonesia sendiri banyak menyerap unsur-unsur dari bahasa Arab. Bahasa Arab bukan lagi bahasa yang asing saat ini. Selain sebagai salah satu bahasa pengantar resmi dalam forum PBB, setiap umat Islam dibelahan manapun di dunia ini yang memiliki kesadaran beragama yang baik pernah mempelajari bahasa Arab sekalipun sedikit. Hal ini sangat kontras dengan umat kristiani yang bahasa-bahasa asli kitab suci mereka rata-rata adalah bahasa yang jumlah penuturnya sedikit bahkan hampir punah sehingga hanya dipelajari oleh para pemuka agama mereka saja.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »