Bagaimana Mengisi Kemerdekaan

Aug 12 • Aqidah, Uncategorized • 100 Views • No Comments on Bagaimana Mengisi Kemerdekaan

Oleh : Mukran H. Usman

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا

مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ:

فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ, وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا, وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ, وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ, وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Jamaah jum’at yang berbahagia

Beberapa hari lagi, tepatnya tanggal 17 Agustus 2020, bangsa Indonesia akan merayakan hari kemerdekaan yang ke 75, hari dimana bangsa ini menjadi bangsa yang bermartabat, hari dimana bangsa ini menjadi bangsa yang satu, dan hari dimana bangsa ini keluar dari kedzoliman kepada keadilan, dari belenggu kepada kebebasan.

Jamaah jum’at yang berbahagia

Setelah Allah Ta’ala memberikan kepada bangsa ini kemerdekaan, dengan perjuangan yang panjang dan melelahkan oleh para pendahulu-pendahulu bangsa ini, maka tibalah saatnya, generasi hari ini dan esok untuk memakmurkan bumi yang indah dan berkah ini.

Kita yang lahir, tumbuh dan besar di tanah perjuangan ini, berkewajiban untuk memakmurkannya dalam kebaikan dan amal saleh. Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surah Hud ayat 61,

هُوَ أَنشَأَكُم مِّنَ ٱلْأَرْضِ وَٱسْتَعْمَرَكُمْ فِيهَا

Terjemahannya : Dia telah menciptakan kamu dari bumi (tanah) dan menjadikan kamu pemakmurnya.

Jamaah jum’at yang berbahagia

Beberapa pesan yang bermanfaat untuk mengisi negeri kemerdekaan ini dan memakmurkan nusantara tercinta ini.

Pertama : Mengisi kemerdekan negeri dengan kerja-kerja yang bermanfaat, kerja yang membawa negeri kepada peradaban yang tinggi. Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surah al-Mulk ayat 15,

هُوَ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلْأَرْضَ ذَلُولًا فَٱمْشُوا فِى مَنَاكِبِهَا وَكُلُوا مِن رِّزْقِهِۦ ۖ وَإِلَيْهِ ٱلنُّشُورُ

Terjemahannya : Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.

Dan dalam hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam memberi pesan yang sangat indah tentang pentingnya untuk kita bekerja dan beramal, Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam bersabda,

إن قامتِ السَّاعةُ وفي يدِ أحدِكم فسيلةٌ فليغرِسْها

Artinya : Jika qiamat telah datang, dan ketika itu kalian memiliki cangkokan tanaman, tanamlah!” (HR. Al Bazzar 14/17, dishahihkan Al Albani dalam Ash Shahihah no. 9).

Kedua : Mengisi kemerdekaan dengan menyebarkan Ilmu yang bermanfaat untuk kecerdasan bangsa.

Derajat bangsa Ini akan tinggi, ketika derajat masyarakatnya tinggi, dan derajat masyarakat itu tinggi, ketika mereka adalah orang-orang yang berilmu. Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surah al-Mujadalah ayat 11,

يَرْفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا مِنكُمْ وَٱلَّذِينَ أُوتُوا ٱلْعِلْمَ دَرَجَٰتٍ

Terjemahannya : Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.

Ketiga : Kepada para pemimpin negeri Ini, tegakkanlah senantiasa keadilan dalam mengisi kemerdekaan ini.

Sesungguhnya, bumi langit beserta isinya tegak di atas keadilan, maka mengisi kemerdekaan dengan senantiasa menegakkan keadialan akan membawa negeri ini kepada peradaban yang tinggi, karena dengan keadilan, maka segala kerusakan moral dan kejahatan akan sirna. Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surah al-Hujurat ayat 9,

وَأَقْسِطُوا ۖ إِنَّ ٱللَّهَ يُحِبُّ ٱلْمُقْسِطِينَ

Terjemahannya : Dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

Keempat : Kepada para pemimpin bangsa, bangsa yang telah Allah Ta’ala berikan kemerdekaan, untuk mencintai masyarakatnya dan tidak menyusahkan mereka.

Cinta dan sayang para pemimpin bangsa kepada masyarakatnya akan membawa negeri ini kepada kuatnya bangsa dan negara ini. Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam bersabda,

اللهُمَّ، مَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَشَقَّ عَلَيْهِمْ، فَاشْقُقْ عَلَيْهِ، وَمَنْ وَلِيَ مِنْ أَمْرِ أُمَّتِي شَيْئًا فَرَفَقَ بِهِمْ، فَارْفُقْ بِه

Artinya : Yaa Allâh, barangsiapa mengurusi sesuatu dari urusan umatku, lalu dia menyusahkan mereka, maka susahkanlah dia, dan barangsiapa mengurusi sesuatu dari urusan umatku, lalu dia bersikap lembut kepada mereka, maka bersikaplah lembut kepadanya”. [HR. Muslim, no.182]

Kelima : Mengisi kemerdekaan dengan menyebarkan akhlak yang indah di tengah-tengah masyarakat.

Sebuah syair Arab mengatakan ; Suatu bangsa akan tetap ada, ketika bangsa tersebut memiliki akhlak, dan apabila akhlak bangsa tersebut tidak ada, maka bangsa itu juga akan sirna

Dan Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam sebagai pemimpin umat, salah satu misi kemerdekaan yang beliau bawah adalah memerdekakan manusia dari akhlak yang buruk kepada akhlak yang mulia. Sebagaimana sabda beliau Sallallahu Alaihi Wassallam,

إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الْأَخْلَاقِ

Artinya : Sesungguhnya Aku diutus menjadi rasul untuk menyempurnakan akhlak manusia yang baik.

Keenam : kepada seluruh keluarga bangsa yang besar ini, untuk menghadirkan keluarga yang kuat, yang dibangun diatas ilmu, iman dan amal.

Seorang orientalis barat mengatakan, apabila ingin menghancurkan peradaban suatu bangsa, maka hancurkan 3 kekuatan bangsa tersebut, yaitu hancurkan keluarga mereka, hancurkan pendidikan mereka, dan hancurkan akhlak mereka.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْمِ

KHUTBAH KEDUA

الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيماً لشأنه، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم صل وسلم وبارك عليه وعلى آله وأصحابه وإخوانه

Jamaah jum’at yang berbahagia

Sebagai pesan terakhir dari khutbah yang mulia ini adalah, mari mengisi kemerdekaan dengan terus berusaha membangun persatuan dan kesatuan bangsa, dan menjauhi segala perkara-perkara yang memecah belah kesatuan bangsa ini, yang tentu perpecahan tersebut akan membawa kepada kelemahan bangsa dan negara ini. Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surah al-Anfal ayat 46,

وَلَا تَنَٰزَعُوا فَتَفْشَلُوا وَتَذْهَبَ رِيحُكُمْ

Terejemahannya : dan janganlah kamu berselisih, yang menyebabkan kamu menjadi gentar dan hilang kekuatanmu

Jamaah jum’at yang berbahagia, Sebagai penutup dari khutbah yang mulia ini, marilah kita berdoa kepada Allah Ta’ala,

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اللَّهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَ ذُنُوْبَ وَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلى الله وسَلم عَلَى مُحَمد تسليمًا كَثيْرًا وآخر دَعْوَانَا لله رَب الْعَالَميْنَ

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »