Berbuat Baik pada Orang Musyrik

Aug 20 • Hadits • 1270 Views • No Comments on Berbuat Baik pada Orang Musyrik

Oleh: Ustadz Muh. Yusran Anshar, Lc., MA

(Dosen STIBA Makassar)

Hadits 5978 dari Kitab Shahih Bukhari

9/5978- عن أَسْمَاء بِنْت أَبِي بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَتْ: أَتَتْنِي أُمِّي رَاغِبَةً فِي عَهْدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَسَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: آصِلُهَا؟ قَالَ: نَعَمْ، قَالَ ابْنُ عُيَيْنَةَ: فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى فِيهَا: ﴿ لَا يَنْهَاكُمْ اللَّهُ عَنْ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ ﴾

9/5978. Dari Asma` binti Abu Bakr radliallahu ‘anhuma dia berkata; “Ibuku (yang musyrik) datang menemuiku dalam keadaan mengharapkan baktiku pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (telah mendakwahkan Islam), lalu saya bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam; “Apakah saya boleh berhubungan dengannya?” beliau menjawab: “Ya.” Ibnu ‘Uyainah lalu berkata; “Kemudian Allah Ta’ala menurunkan ayat “Allah tidak melarang kalian (berbuat baik) kepada orang-orang (kafir/musyrik) yang tidak memerangi agama kalian (QS Al Mumtahanah; 8).”⁠

Kesimpulan dan Pelajaran :

1⃣ Penjelasan tentang hukum bersilaturrahim kepada keluarga dan orang tua yang non muslim

2⃣ Begitu mahal dan berharganya hidayah Allah subhanahu wa ta’la. Begitu banyak para sahabat radhiyallohu anhum di zaman tersebut yang telah mendapat hidayah untuk masuk Islam namun tidak sedikit diantara keluarga mereka yang tidak mendapat hidayah bahkan diantara mereka ada yang yang menjadi musuh dan penentang dakwah Islam

3⃣ Disyariatkannya bertanya kepada seorang alim dalam permasalahan ad dien termasuk dalam persoalan keluarga apatah lagi yang berkaitan dengan aqidah

4⃣ Penjelasan tentang kaidah dan batasan aqidah “Al Walaa wa Al Baraa” (Loyalitas kepada kaum muslimin dan berlepas diri dari selainnya)

5⃣ Bolehnya bersilaturrahim kepada keluarga dan orang tua yang non muslim selama mereka tidak memusuhi dan memerangi ummat Islam

6⃣ Penjelasan tentang sebab turunnya firman Allah subhanahu wa ta’la dalam QS. Al Mumtahanah ayat 8

7⃣ Keutamaan Asma bintu Abi Bakar radhiyallohu anha yang karena persoalan yang beliau tanyakan maka Allah azza wa jalla menurutkan ayat untuk menjelaskan hukum dan penjelasannya

8⃣ Kaum kafir ada yang harby (memerangi ummat Islam) dan ada juga yang tidak, masing-masing memiliki hukum dan penyikapan yang berbeda.

9⃣ Keadilan dalam bersikap yang diajarkan oleh Dienul Islam yang mulia ini kepada ummatnya

Kebanyakan ulama menyebut bahwa nama dari ibu Asma ini adalah Qatiilah binti Abdul ‘Uzza dan dia adalah ibu kandung dari Asma namun sebagian juga mengatakan dia adalah ibu persesusuannya, Wallohu A’lam.⁠⁠

(Dari Group Belajar Islam Intensif -BII-)

Baca Juga >>

Pekara Yang Termasuk Dosa Besar

Hukum Bersilaturrahim Kepada Keluarga & Orang Tua Yang Non Muslim

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »