Beriman kepada rububiyah Allah terhadap segala sesuatu

Jan 16 • Aqidah • 500 Views • No Comments on Beriman kepada rububiyah Allah terhadap segala sesuatu

Pengertian rububiyah (ربوبية) berasal dari kata Rab -رب- , makna rububiyah Allah terhadap segala sesuatu adalah Allah sebagai Rabb Nya. Maksudnya Allah adalah pencipta, pengelola, pengatur, dan pemelihara segala sesuatu. Rububiyah merupakan hak prerogatif Allah terhadap makhluk-Nya.

Seorang muslim beriman dan meyakini rububiyah Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala sesuatu, tiada sekutu baginya didalam Rububiyah-Nya terhadap alam semesta. Yang demikian itu adalah berkat petunjuk Allah subhanahu wa ta’ala kepadanya. kemudian karena dalil-dalil Naqli dan Aqli. Berdasarkan Dalil, Allah shubhana wa ta’ala menjelaskan kepada kita bahwa Dia lah  sebagai pencipta, pengelola, pengatur, dan pemelihara segala sesuatu (rububiyah).

[Baca Juga : Bukti Adanya Allah]

Dalil Naqli (dalam Al Qur an)

Berita dari Allah subhanahu wa ta’ala sendiri tentang dirinya dia telah berfirman tentang pujiannya terhadap dirinya:

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَـٰلَمِينَ (٢(

 Artinya : “Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam” (Q.S. Al-Fatihah [1] ayat 2)

Firmannya dalam menegaskan Rububiyah Nya:

قُلۡ مَن رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ قُلِ ٱللَّهُ‌ۚ

Artinya:  Katakanlah: “Siapakah Tuhan langit dan bumi?” Jawabnya: “Allah”.(Q.S. Ar Ra’du [13] Ayat 16)

 Firmannya dalam menegaskan Rububiyah Nya dan Ualuhiyah Nya:

رَبِّ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ وَٱلۡأَرۡضِ وَمَا بَيۡنَهُمَآ‌ۖ إِن كُنتُم مُّوقِنِينَ (٧) لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ يُحۡىِۦ وَيُمِيتُ‌ۖ رَبُّكُمۡ وَرَبُّ ءَابَآٮِٕكُمُ ٱلۡأَوَّلِينَ (٨)

 

Artinya : “Rabb Yang memelihara langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, jika kamu adalah orang yang meyakini. Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menghidupkan dan Yang mematikan (Dialah Rabb mu) dan Rabb (Tuhan) bapak-bapakmu yang terdahulu” (Qs. Ad Dukhan [44] Ayat 7-8)

FirmanNya di dalam mengingatkan kembali Perjanjian awal yang diambil dari manusia ketika mereka masih berada dalam sulbi Bapak mereka, yaitu bahwa mereka beriman kepada rububiyah Allah terhadap mereka dan akan beribadah kepada-Nya dengan tidak menyekutukan sesuatu apapun dengan Nya Seraya berfirman:

 

وَإِذۡ أَخَذَ رَبُّكَ مِنۢ بَنِىٓ ءَادَمَ مِن ظُهُورِهِمۡ ذُرِّيَّتَہُمۡ وَأَشۡہَدَهُمۡ عَلَىٰٓ أَنفُسِہِمۡ أَلَسۡتُ بِرَبِّكُمۡ‌ۖ قَالُواْ بَلَىٰ‌ۛ شَهِدۡنَآ‌ۛ أَن تَقُولُواْ يَوۡمَ ٱلۡقِيَـٰمَةِ إِنَّا ڪُنَّا عَنۡ هَـٰذَا غَـٰفِلِينَ (١٧٢)

Artinya : “Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Raab)”, (QS. Al A’raf [7] 172)

[Baca Juga : Apakah kita bisa hidup di Planet Mars]

Juga Firman Nya yang didalam menegakkan hujjah (argument) terhadap kaum musyrikin dan menegaskannya terhadap mereka,

 

قُلۡ مَن رَّبُّ ٱلسَّمَـٰوَٲتِ ٱلسَّبۡعِ وَرَبُّ ٱلۡعَرۡشِ ٱلۡعَظِيمِ (٨٦) سَيَقُولُونَ لِلَّهِ‌ۚ قُلۡ أَفَلَا تَتَّقُونَ (٨٧)

Artinya : Katakanlah: “Siapakah Yang Empunya langit yang tujuh dan Yang Empunya ‘Arsy yang besar?”

23:87 Mereka akan menjawab: “Kepunyaan Allah”. Katakanlah: “Maka apakah kamu tidak bertakwa?” (QS. Al-Mu’minun [23] 86-87)

[Lihat Minhajul Muslim oleh Syaikh Abu Bakar Jabir Jaza’iri Bab I]

 

tauhid rububiyah tauhid rububiyah tauhid rububiyah

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »