Bisakah Kita Hidup di Planet Mars

Jan 13 • Muamalah • 240 Views • No Comments on Bisakah Kita Hidup di Planet Mars

Seperti teka-teki, manakah yang duluan diciptakan, telur atau ayam. Banyak orang dibuat bingung dengannya. Ada yang ingin menjawab telur, tapi ia ragu sebab telur berasal dari ayam. Ada juga yang ingin menjawab ayam, tapi ia ragu sebab ayam berasal dari telur.

Akan tetapi, orang-orang yang beragama islam sudah punya jawaban yang pasti tentang itu. Sebab Allah sudah menjelaskan itu di dalam kitab-Nya, yaitu Allah menciptakan makhluk secara berpasang-pasangan. Sehingga dipastikan, ayamlah yang duluan diciptakan kemudian ia menghasilkan telur, dierami hingga menetaskan anak ayam. Adapun telur, ia tidak akan mampu mengerami dirinya sendiri.

Luar biasa, itu sedikit keajaiban dari Al-Qur’an.

Kata orang, kita yang beragama islam masih saja seperti ini, keadaannya tertinggal dan terbelakang. Kata mereka, orang lain sudah berfikir bagaimana caranya bisa sampai ke bulan, atau bagaimana bisa hidup di Mars, sedang kita masih saja dengan agama kita?

[Baca Juga: Hakekat kehidupan]

Hidup di Mars? Bisakah?

Ternyata al-Qur’an sudah menjawabnya untuk kita, kita yang beriman pada Allah dan kitab-Nya. Penjelasan ini, jauh-jauh hari, sejak 1439 tahun yang lalu. Subhanallah.

Allah azza wajalla berfirman:

*وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلائِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي الأرْضِ خَلِيفَةً

“Dan ingatlah ketika Tuhanmu berkata pada para Malaikat, “Sesungguhnya Aku akan menjadikan di muka bumi seorang khalifah”. (QS. Al-Baqarah: 30)

Ayat ini menjadi penjelasan bahwa sesungguhnya manusia hanya mampu hidup di bumi dan tidak bisa hidup di luar bumi. Alasannya, dalam kaidah bahasa Arab disebutkan:

إذا قدم الجر والمجرور في الجملة دل على الحصر

“Apabila dalam satu kalimat lebih didahulukan jar dan majrurnya, itu menunjukkan pembatasan”

Maka seperti itu bentuk kalimat dalam ayat di atas. Padahal biasanya, penyebutan jar dan majrur itu ditempatkan di akhir kalimat. Misalnya

ذهب محمد إلى المدرسة

Muhammad pergi ke sekolah.

Dari sini, dipahami bahwa manusia hanya dapat hidup di bumi dan tidak dapat hidup luar bumi.

Materi: Tulisan ini merupakan faidah yang kami dapatkan dari guru kami Syaikh Ahmad Muham Mursi al-Toukhi hafizhahullah dalam muhadharah beliau pagi ini di gedung MWP antang.

🗓12 Januari 2018

✒ Abu Ukkasyah Wahyu al-Munawy

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »