hukum bunuh diri

Akibat Bunuh Diri

Feb 12 • Aqidah • 579 Views • No Comments on Akibat Bunuh Diri

Fenomena bunuh diri merupakan hal yang banyak terjadi dewasa ini, bahkan beberapa negara terkenal dengan aksi bunuh diri yang dilakukan warganya, lalu bagaimana islam memandang bunuh diri?

 Dalil tentang bunuh diri dalam Al Qur’an

Allah ta’ala berfirman:

وَلَا تَقۡتُلُوٓاْ أَنفُسَكُمۡ‌ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمۡ رَحِيمً۬ا (٢٩) وَمَن يَفۡعَلۡ ذَٲلِكَ عُدۡوَٲنً۬ا وَظُلۡمً۬ا فَسَوۡفَ نُصۡلِيهِ نَارً۬ا‌ۚ وَڪَانَ ذَٲلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرًا (٣٠) إِن تَجۡتَنِبُواْ ڪَبَآٮِٕرَ مَا تُنۡہَوۡنَ عَنۡهُ نُكَفِّرۡ عَنكُمۡ سَيِّـَٔاتِكُمۡ وَنُدۡخِلۡڪُم مُّدۡخَلاً۬ كَرِيمً۬ا (٣١

Artinya : “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian; Sesungguhnya Allah adalah maha penyayang kepada kalian. Dan barangsiapa yang berbuat demikian dan melanggar hak dan aniaya, maka kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar diantara dosa-dosa yang mana kamu dilarang mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan- kesalahanmu (dosa-dosa yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia( surga)” (QS.  An-Nisa [4] : 29-31)

 

Larangan Membunuh Jiwa

Allah ta’ala juga berfirman:

َٱلَّذِينَ لَا يَدۡعُونَ مَعَ ٱللَّهِ إِلَـٰهًا ءَاخَرَ وَلَا يَقۡتُلُونَ ٱلنَّفۡسَ ٱلَّتِى حَرَّمَ ٱللَّهُ إِلَّا بِٱلۡحَقِّ

Artinya : “Dan orang-orang yang tidak menyembah ilah (Tuhan) yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan alasan yang benar… “(QS. Al-Furqan : 68)

 

Pelaku Bunuh diri Diharamkan Surga Baginya

Dari Jundud bin Abdullah, dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam bahwasanya beliau bersabda:

 Artinya : “Dahulu pada kaum sebelum kalian ada seorang laki-laki yang terluka, lalu karena itu dia berkeluh kesah, lalu dia mengambil sebilah (pisau) dan memotong (nadi)  tangannya,  sehingga tidaklah darah berhenti (mengalir) sampai dia mati. Maka Allah ta’ala berfirman; ‘hambaku mendahuluiku dengan (membunuh) dirinya, aku haramkan surga baginya’ “ (Muttafaq ‘alaih)

 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu Anhu, beliau berkata, Rasulullah shalallhu alaihi wa sallam bersabda:

Artinya : “Barang siapa yang membunuh dirinya dengan sebatang besi, maka besi yang ditangannya tersebut akan memasukinya ke dalam perutnya di neraka jahanam, dia kekal lagi dikekalkan di dalamnya selamanya. Barang siapa yang membunuh dirinya dengan racun, maka racun yang di tangannya itu akan dia teguk (sebagai azab) di Neraka jahanam di mana dia kekal dan dikekalkan didalamnya selamanya” (Muttafaq ‘alaih)

[Lihat Juga : Hakikat Kehidupan]

Bunuh Diri Termasuk Penghuni Neraka

Di dalam sebuah hadis shahih tentang seorang laki-laki yang merasakan sakit karena terluka, lalu dia meminta agar kematiannya disegerakan, kemudian dia pun membunuh dirinya dengan ujung pedangnya, maka Rasulullah bersabda :

 

هو من أهل النر

“orang itu termasuk penghuni neraka(Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Kemudian dari Yahya Bin Abi Bukair, dari Abu Qilabah, dari Tsabit bin Adh-Dhahhak,  dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam , beliau bersabda:

 

“ Melaknat orang mukmin adalah seperti membunuhnya, barangsiapa yang menuduh seorang mukmin dengan sesuatu kekufuran, maka dia seperti membunuhnya, dan barang siapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu maka dia akan diazab dengan sesuatu itu pada hari kiamat” (HR. Bukhari No. 6652; Muslim n0. 110; At-Tirmidzi  no. 2638; Abu Dawud no.3257; dan  An-Nasa’i dalam kitab Al-Aiman)

 

[Lihat : Dosa-Dosa Besar, Karya Al Imam Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad Bin Ahmad Utsman Adz-Dzahabi]

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »