Hadits: Hukum orang tua renta & tidak mampu puasa

Jun 20 • Hadits • 1263 Views • No Comments on Hadits: Hukum orang tua renta & tidak mampu puasa

(foward dari Ust. Syahrullah Hamid)

 

Hadits nomor 675

 

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu, ia berkata

 

رُخِّصَ لِلْشيْخِ الكَبِيرِ أنْ يُفْطِرَ، وَيُطْعِمَ عَنْ كُلِّ يَوْم مِسْكِيْنًا، وَلاَ قَضَاءَ عَلَيْهِ”. رَوَاهُ الدَّارَقُطْنِيُّ، وَالحَاكِمُ، وَصَحَّحَاهُ

 

“Keringanan untuk tidak berpuasa diberikan kepada orang tua renta, namun harus memberi makan satu orang miskin untuk setiap satu hari yang ditinggalkan dan tidak perlu diqadha.” HR. Ad-Daruquthni, Al-Hakim dan mereka menshahihkannya”

 

Derajat Hadits :

 

Diriwayatkan oleh Ad-Daruquthni (2/205) dan Al-Hakim (1/440) dari jalan Khalid Al-Hadzdza, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu. Sanadnya shahih.

 

Penjelasan hadits :

 

  1. Dalil bahwa orang tua renta yang tidak mampu puasa boleh tidak berpuasa dan baginya fidyah (memberi makan orang miskin sejumlah hari yang ia tinggalkan) dan tidak wajib mengqadha’ puasanya.

 

  1. Begitu juga dengan orang sakit yang tidak diharapkan kesembuhannya, boleh tidak berpuasa dan fidyah.

 

  1. Adapun wanita hamil atau menyusui maka menurut Ibnu Abbas Radhiyallahu’anhu dirinci sebagai berikut :

– jika khawatir atas dirinya saja maka ia harus mengqadha’ puasanya

– jika khawatir terhadap dirinya dan anaknya maka mengqadha’ dan juga fidyah.

 

Akan tetapi Ibnu Umar bahkan Ibnu Abbas sendiri dalam fatwanya yang lain riwayat Ad-Daruquthni dengan sanad yang shahih membolehkan fidyah saja tanpa qadha’.

 

Ustad Abul Qasim Ayyub Soebandi -hafidzahullah-

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »