Hadits:Hukum puasa bagi orang yang junub

Jun 22 • Hadits • 1348 Views • No Comments on Hadits:Hukum puasa bagi orang yang junub

Hadits nomor 677 & 678 dari Bulughul Maram,Kitab Puasa

 

Dari ‘Aisyah dan Ummu Salamah Radhiyallahu’anhuma :

 

أَنَّ النَّبِيَّ – صلى الله عليه وسلم – كَانَ يُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ جِمَاعٍ, ثُمَّ يَغْتَسِلُ وَيَصُومُ. مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.

 

زَادَ مُسْلِمٌ فِي حَدِيثِ أُمِّ سَلَمَةَ: وَلَا يَقْضِي.

 

“Bahwa pada pagi hari (di bulan ramadhan) Nabi ﷺ dalam keadaan junub karena malamnya bercampur dengan istrinya, lalu beliau mandi dan melanjutkan puasanya. Muttafaqun ‘alaih.

 

Muslim meriwayatkan lafadz tambahan dalam hadits Ummu Salamah “dan beliau ﷺ tidak mengqadha’nya”.

 

Derajat Hadits :

 

Muttafaqun Alahi, diriwayatkan oleh Al-Bukhari (1926), dan Muslim (1109) dari jalan Abu Bakar bin Abdurrahman bin Al-Harits bin Hisyam, bahwasanya bapaknya (Abdurrahman) mengabarkan kepada Marwan bahwa Aisyah dan Ummu Salamah Radhiyallahu’anhuma mengabarkan kepadanya.

 

Penjelasan hadits :

 

  1. Dalil sahnya puasa orang yang junub (setelah bercampur pada malam hari) dan tidak mandi janabah kecuali terbit fajar. Ini adalah Ijma’ para ulama. Baik di ramadhan atau di luar ramadhan

 

  1. Dalil bolehnya mengakhirkan mandi janabah dan tidak wajib menyegerakannya.

 

  1. Diqiyaskan dengan junub, wanita haid jika darah haidnya atau nifas berhenti (telah bersih) sebelum fajar, maka baginya berpuasa walaupun belum mandi janabah kecuali setelah terbit matahari, akan tetapi dianjurkan bagi mereka (orang junub dan bersih dari haid) agar bersegera untuk mandi agar dapat shalat subuh pada waktunya.

 

  1. Jika seorang junub (mimpi basah) di siang ramadhan, maka hendaknya mandi janabah dan puasanya tetap sah karena hal tersebut bukan kesengajaan.

 

  1. Adapun jika onani maka puasanya batal menurut pendapat yang kuat dan wajib mengqadha’ puasanya itu.

 

✒️ Ustad Abul Qasim Ayyub Soebandi حفظه الله

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »