Hidup Damai di Tengah Fitnah/Ujian

Jun 16 • Aqidah, Tarbiyah, Uncategorized • 103 Views • No Comments on Hidup Damai di Tengah Fitnah/Ujian

Oleh : Mukran H. Usman

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا

مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأََرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ :

فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ, وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا, وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ, وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ, وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Jamaah Jum’at Yang Berbahagia.

Fitnah dan ujian adalah suatu perkara yang akan senantiasa berada dalam lembaran kehidupan manusia, untuk Allah melihat siapa dari manusia itu yang menghadapi fitnah dan ujian tersebut dengan baik dan bijaksana.

Allah Ta’ala Berfirman dalam surah Al Mulk ayat 2 :

الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

Terjemahannya : Dan Dialah Dzat Yang Menciptakan kematian dan kehidupan untuk sebagai uian kepada manusia, siapa dari mereka yang menghadapi kematian dan kehidupannya dengan amal yang terbaik. [Al Mulk: 2]

Jamaah Jum’at Yang Berbahagia.

Agar kita hidup tentram, damai dan bahagia dalam menghadapi fitnah dan ujian hidup, maka buatlah benteng yang kokoh dan kuat dari terpaan badai fitnah dan ujian tersebut.

Pertama : Hiduplah dengan penuh kesabaran. Sesungguhnya, tiada perhiasan yang indah bagi seorang manusia dalam menghadapi fitnah dan ujian hidup setelah iman, melainkan kesabaran. Makanya, Allah menyimpan di akhiratNya pahala dari kesabarannya di dunia. Allah Ta’ala Berfirman dalam surah Az Zumar Ayat 10 :

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Terjemahannya : Sesungguhnya Allah akan menyempurnakan di akhirat pahala orang yang bersabar tanpa batas.

Kedua : Hiduplah dengan penuh ketenangan, dan jauhi sikap ketergesa-gesahan. Dalam kehidupan yang penuh ujian dan fitnah, sikap tenang akan menyelamatkanmu dari berbagai fitnah, sementara sikap tergesa-gesa, terutama dalam menyikapi setiap berita kehidupan yang mungkin tidak benar, akan sangat membahayakan kehidupan manusia. Allah mengingatkan kita untuk tenang dengan melakukan tabayyun dari setiap persoalan kehidupan. Allah Berfirman dalam Al Qur’an surah Al Hujurat ayat 6 :

إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا

Terjemahannya : Apabila datang kepada kalian suatu berita/informasi dari orang fasiq, maka tabayyun terlebih dahulu (carilah kebenaran berita tersebut terlebih dahulu).

Ketiga : Hiduplah senantiasa dengan tuntunan Al Qur’an dan sunnah Nabi,  karena keduanya adalah jalan keselamatan dan kebahagiaan, dan berpaling dari keduanya adalah jalan kebinasaan dan kehancuran. Allah Ta’ala Berfirman dalam Surah Taha ayat 124 :

وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا

Terjemahannya : Siapa saja yang berpaling dari peringatanKu dalam Al Qur’an, maka baginya kehidupan yang sempit.

Keempat : Hiduplah dalam kekuatan jamaah. Berada dalam jamaah kaum muslimin, ibarat berada dalam perahu keselamatan. Nabi kita Sallallahu Alaihi Wasallam Bersabda :

عن ابن عباس رضي الله عنهما أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: “يد الله مع الجماعة

Artinya : Dari Sahabat Ibnu Abbas, bahwa Nabi Sallallahu alaihi wa Sallam Bersabda : Tangan Allah (pertolongan dan penjagaanNya) senantiasa bersama mereka yang hidup dalam jamaah kaum muslimin.

Kelima : Hidup dengan selalu mengikuti arahan dan nasehat para Ulama dan Umara yang sholeh, bertaqwa dan beriman. Allah Ta’ala Berfirman dalam Al Quran Surah An Nisaa ayat 59 :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ

Terjemahannya : Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasululullah dan para Ulil Amri (pemimpin yang bertaqwa).

بارك الله لي ولكم في القرآن العظيم

ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات والذكر الحكيم

وتقبل مني ومنكم تلاوته إنه هو السميع العليم. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَاسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ فَاسْتَغْفِرُوْهُ انه هو الغفور الرحيم

KHUTBAH KEDUA

الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيماً لشأنه، وأشهد أن سيدنا ونبينا محمداً عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، اللهم صل وسلم وبارك عليه وعلى آله وأصحابه وإخوانه

Jamaah Yang Berbahagia

Perbanyaklah do’a di zaman yang penuh ujian dan fitnah Ini,  karena do’a adalah senjata/perisai orang beriman. Perbanyaklah do’a yang Nabi telah ajarkan, yaitu :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قَالَ : كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَدْعُو : اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمن عَذَابِ النَّارِ , وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ , وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ ، يَاأَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلًيه وسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

اَللَهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ كُلِّ صَحَابَةِ

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَات

اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزْقْنَا اجْتِنَابَه

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إَمَامًا

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ ، وَسَلاَمٌ عَلَى المرسلين والحمد لله رب العالمين

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »