Hukum Selimut, Bantal Dan Kasur Bergambar

Nov 30 • Aqidah • 68 Views • No Comments on Hukum Selimut, Bantal Dan Kasur Bergambar

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah pernah ditanyadenganpertanyaanberikut:

 

المفارش والبطانيات التي فيها صور ذوات الأرواح، هل تعتبر من الأشياء المهانة، وهل في بقائها في غرف النوم حرج؟

Tempattidur danselimut yang terdapatpadanya gambar makhluk bernyawa,apakah dianggap sebagai perkara-perkara yang dihinakan dan apakah dengan keberadaannya di dalamkamartidurmenjadisesuatu yang dipermasalahkan (dalamsyariat)? Jawabanbeliau:

 

لمفارشوالوسائدواللحفونحوهاممايمتهنلايضروجودالصورةفيها،وقدثبتعنعائشة – رضياللهعنها – أنالنبي – صلىاللهعليهوسلم – لمارأىفيسترعندهاصورةهتكذلكوأنكره،قالت: (فاتخذنامنهوسادتينيتكئعليهماالنبيعليهالصلاةوالسلام)

 

Tempat tidur, bantal, selimut dan selainnya yang dianggap remeh maka tidak mengapa jika padanya terdapat gambar-gambar. Telah tsabit dari Aisyah radhiyallahu ‘anha bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam ketika beliau melihat tabir yang dimilikinya, dimana tabir tersebut terdapat gambar padanya, maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam memotongnya dan mengingkari hal itu.

 

Maka Aisyah radhiyallaha berkata: “Maka kami mengambil tabir tersebut dan menjadikannya sebagai sarung bantal yang dimana Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersandar padanya” [Lihat: Website Resmi Syaikh Bin Baz, Hukmu al-Shuwar Allati Fi al-Mafarisy wa al-Bathaniyah, https://www.binbaz.org.sa/noor/1908 (13 Rabiul Awal 1439 H)]

 

Makassar, 13 Rabiul Awal 1439 H

Penerjemah: Abu Ukkasyah Wahyu al-Munawy

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »