Islam Agama yang Sempurna

Jan 4 • Aqidah • 917 Views • No Comments on Islam Agama yang Sempurna

Saudara muslimku yg baik….

Semua kita tentu meyakini, bahwasanya Agama Islam yg kita anut ini, telah disempurnakan oleh Allah Ta’ala.

Tidak satupun kebaikan dalam Agama, terutama ritual ibadah pendekatan diri kepada-NYA, kecuali telah disempurnakaNYA pula, sehingga dengan kesempurnaan itu, Agama ini tak lagi memiliki sedikitpun cela dan kekurangan yang mesti disempurnakan oleh siapapun jua, tak terkecuali aku dan engkau.

Dan hal itulah yg ditegaskan oleh Allah kepada Rasul Nya beberapa saat menjelang beliau wafat, dengan diturunkannya ayat dalam Al Quraan Surah Al Maidah: 3 berikut ini:

(….  الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا ۚ …) [سورة المائدة : 3]

“Pada hari ini telah KUsempurnakan untuk kamu agamamu (Islam),dan telah KUcukupkan kepadamu nikmat KU serta telah KU ridhoi Islam itu jadi Agama bagimu.”

Sahabat muslimku yg baik…

 

Dan kitapun sama meyakini bahwa Nabi kita yang Agung nan Mulia itu,Muhammad bin Abdullah -shallallahu ‘alaihiwasallam -sosok Rasul yang sangat patuh dan taat pada perintah Tuhannya, jujur lagi terpercaya dalam setiap sikap dan tutur katanya, amanah dalam menunaikan setiap ikrar dan janjinya, tulus dalam cinta dan kasihnya, teguh dan sabar dalam mengemban penyampain risalah dakwahnya juga telah menunaikan dengan sempurna tugas Kenabian dan kerasulannya, mengamalkan,memcontohkan,mengajarkan dan menyampaikan dengan TUNTAS setiap kebaikan Agama ini secara jelas,terang, rinci dan detail, sehingga tidak lagi menyisakan sedikitpun cela dan kekurangan yang harus disempurnakan oleh siapapun jua setelahnya, tak terkecuali aku dan engkau.

 

Dan itulah yang diisyaratkan secara gamblang oleh Baginda Yg Mulia Nabi kita dalam sabdanya sebagiaman yg diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dari sahabat Irbadh bin Sariyah :

 

قد تركتكم على البيضاء ليلها كنهارها لا يزيغ عنها بعدي إلا هالك، من يعش منكم فسيرى اختلافا كثيرا، فعليكم بما عرفتم من سنتي

 

“Sungguh aku telah meninggalkan kalian diatas sesuatu yg putih (terang benderang)  malamnya laksana siang, tidaklah ada yg menyimpang darinya kecuali pasti akan binasa, siapapun yg hidup setelahku nanti,niscaya ia akan menyaksikan perselisihan yg banyak, maka hendaklah kalian mengamalkan apa yg kalian ketahui dari sunnahku”

 

Dan seperti itu pulalah yg diyakini oleh seluruh sahabat beliau,bahwa Rasulullah telah mengajarkan seluruh ilmu kebaikan ini kepada ummatnya, dengarkanlah apa yg dituturkan oleh sahabat Abu Zar dalam ilustrasi beliau yg demikian indah berikut ini:

 

((ما مات رسول الله صلى الله عليه وسلم وطائر يقلب جناحيه في الهواء إلا ذكر لنا منه علما . . .))

“Dan tidaklah Rasulullah -shallahu alaihi wasallam – wafat sementara burung di udara mengepakkan kedua sayapnya kecuali beliau telah mengajarkan kepada kami dari burung itu sebuah ilmu. ”

 

Subhanallah …Duhai sahabat muslimku yg baik…

 

tidakkah engkau merasakan keelokan dan keindahan ilustrasi sahabat Abu Zar diatas yg menunjukkan betapa lengkap dan sempurnanya penyampain ilmu yg telah diemban oleh Rasulullah?…

 

Sahabat muslimku yg baik…

Keyakinan seperti ini mestilah terhunjam kokoh dalam hati setiap kita,agar kita benar2 merasa puas dengan kenikmatan syariat Islam berikut ritual ibadah yg terdapat di dalamnya, agar kita tidak terkesima lalu terpedaya oleh ritual2 agama lain sehingga akhirnya secara perlahan kita latah meniru-niru ritual tersebut dan mangadopsinya kedalam Agama Islam ini.

 

Siapa yg menganggap bahwa masih ada kebaikan Agama yg luput diajarkan oleh Rasulullah kpd ummatnya maka sungguh ia telah menuduh Rasulullah telah menghianati perintah Allah dalam menyampaikan kebaikan Agama ini kepada manusia dan juga menuduh Allah belum menyempurnakan Agama NYA, sehingga ia harus menambahkan kebaikan yg diduganya itu kedalam Agama ini.

 

Dan itu adalah seburuk -buruknya dugaan dan sekeji kejinya tuduhan…

 

Padahal Allah telah menegaska perintah penyampaian risalah ini kepada Nabi kita dalam Kitabnya yg Agung Surah Al Maidah. 67 berikut ini:

 

يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ وَإِن لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسَالَتَهُ وَاللّهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِ إِنَّ اللّهَ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ) (المائدة : 67 )

 

“Wahai Rasul, sampaikanlah olehmu apa yg telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu,dan jika engkau tidak melakukannya maka belumlah engkau menyampaikan risalah NYA, dan Allah lah yang melindungimu dari gangguan manusia.sesungguhnya Allah tidak akan memberi petunjuk kepada kaum yg kafir.”

 

Oleh karena itulah wahai sahabt muslimku yg baik Ibunda kita yg suci,Istri Rasulullah -shallallhu’alaihiwasallam – Aisyah -radhiyallahu’anha berkata sebagaimana yg diriwayatkan oleh Imam Bukhari:

 

عن عائشة رضي الله عنها, قالت: من حدثك أن محمداً صلى الله عليه وسلم كتم شيئاً مما أنزل الله عليه فقد كذب.

 

Dari Aisyah -semoa Allah meridhoinya – ia brkata:

“Sipapun yg menyampaikan kepadmu bahwa Muhammad -shallallhauàlaihiwasallam – menyembunyikan sesuatu yg telah Allah turunkan kepadanya maka sungguh ia telah berdusta.

 

Sahabat muslimku yg baik…

Ibnu Abi Hatim menuturkan dgn sanad yg sampai kpd Harun bin Antarah bahwasanya bapaknya berkata:

 

Suatu ketika datang seorang lelaki kepada sahabat Ibnu Abbas seraya berkata:

 

“Sesungguhnya telah datang kepada kami beberapa orang mengabarkan bahwa sanya kalian memiliki sesuatu yg belum disampaikan oleh Rasulullah kepada manusia…!”

 

Sontak Ibnu Abbas berkata kepada lelaki itu

 

ألم تعلم أن الله تعالى قال: ( يَا أَيُّهَا الرَّسُولُ بَلِّغْ مَا أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ) ؟ والله ما ورثنا رسول الله  صلى الله عليه وسلم  سوداء في بيضاء.

 

Tidakkah engkau tau bahwasanya Allah telah berfirman (( wahai Nabi sampaikanlah apa yg telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu…))…??!

Demi Allah tidaklah Rasulullah meninggalkan kepada kami sesuatu yg kelam diatas yg putih “.

 

Sahabt muslimku yg baik…

Inilah Agama kita yg sempurna itu maka cukupkanlah dirimu dgn apa yg telah sempurna ini.

 

Akhukum Fadhlan Akbar lc

 

Serambi Madinah Negri Ayam Jantan dari Timur

Makassar.

 

Ahad 13-Rabiul Awwal -1436 H

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »