Kemuliaan Bulan Muharram Dan Pembelaan Kepada Masjid Al-Aqsa

Aug 21 • Ibadah, Uncategorized • 227 Views • No Comments on Kemuliaan Bulan Muharram Dan Pembelaan Kepada Masjid Al-Aqsa

Oleh : Mukran H. Usman

KHUTBAH PERTAMA

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ, نَحْمَدُهُ, وَنَسْتَعِينُهُ, وَنَسْتَغْفِرُهُ, وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا, وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا

مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ, وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ, وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

أَمَّا بَعْدُ:

فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ, وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا, وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ, وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ, وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Jamaah jum’at yang berbahagia

Tidak terasa, kita telah berada pada hari ini di tahun 1442 H,

Semoga semua kebaikan dan kemuliaan berlimpah pada kita semua.

Jamaah jum’at yang berbahagia.

Bulan Muharram adalah satu diantara 4  bulan-bulan haram  (Al-Asy’hurul hurum), Yaitu : Zulqa’dah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab.Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surah al-Taubah ayat 36,

إنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِى كِتَٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ  ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ  فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ

Terjemahannya : Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.

Dan dalam hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam, beliau bersabda,

إِنَّ الزَّمَانَ قَدْ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ اللَّهُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ، ثَلَاثٌ مُتَوَالِيَاتٌ: ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِي بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَان

Artinya : “Sesungguhnya zaman (tahun) ini telah berputar sesuai dengan aslinya ketika Allah menciptakan langit dan bumi. Setahun dua belas bulan, diantaranya empat bulan haram, tiga bulan berturut-turut: Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan keempat adalah Rajab yang diagungkan kabilah Mudhar yang berada diantara bulan Jumada (Al-Akhirah) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari dan Muslim )

Jamaah jum’at yang berbahagia

Ada beberapa keutamaan bulan Muharram, yang sungguh begitu sangat penting untuk kami sampaikan pada khutbah jum’at yang mulia ini.

Pertama : Pada bulan Muharram, Allah Ta’ala menyelamatkan Nabi Musa, dari keburukan dan kejahatan Fir’aun. Keutamaan tersebut secara jelas disebutkan dalam hadis, dari sahabat yang mulia, Abu Hurairah radiyallahu anhu, dimana beliau mengatakan,

قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ المَدِينَةَ فَرَأَى اليَهُودَ تَصُومُ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، فَقَالَ: «مَا هَذَا؟»، قَالُوا: هَذَا يَوْمٌ صَالِحٌ هَذَا يَوْمٌ نَجَّى اللَّهُ بَنِي إِسْرَائِيلَ مِنْ عَدُوِّهِمْ، فَصَامَهُ مُوسَى، قَالَ: «فَأَنَا أَحَقُّ بِمُوسَى مِنْكُمْ»، فَصَامَهُ، وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ

Artinya : “Setelah Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam tiba di Madinah, Beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari itu ‘Asyura, Beliau berkata : ” apa ini ?” Mereka menjawab : ” Ini adalah hari yang baik dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuh-musuhnya sehingga Musa berpuasa pada hari itu.”

Kemudian Beliau berkata : “Saya lebih berhak atas Musa dari kalian.” Maka Beliau berpuasa dan memerintahkan sahabatnya untuk berpuasa pada hari itu.” ( HR.Bukhari)

Kedua : Berpuasa di bulan Muharram secara umum. Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam bersabda,

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ

Artinya : “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah – Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.” (HR. Muslim no. 1163, dari Abu Hurairah).

Ketiga : Puasa pada tanggal 10 Muharram memiliki keutamaan secara khusus sebagai penghapus dosa-dosa setahun yang lalu, Nabi Sallallahu Alaihi Wassallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ, أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya : “Dan berpuasa pada hari Asyura itu, aku berharap kepada Allah agar bisa menghapus (dosa-dosa) setahun sebelumnya (yakni setahun yang lalu).”

Jamaah jum’at rahimakumullah

Hendaknya kita tidak menyia- nyiakan kesempatan yang sangat baik ini untuk mengambil segala kemuliaan bulan Muharram yang mulia ini.

Kaum muslimin yg dimuliakan Allah.

Hari – ini pula kita terkenang peristiwa pedih yg terjadi di Masjidil Aqsha 51 tahun yang lalu , tepatnya tanggal 21 Agustus 1969, ketika seorang pembenci Islam dan kemanusiaan serta  kesucian, dengan tangan durjananya membakar kiblat pertama umat Islam ini.

Peristiwa pedih ini terjadi akibat penjajahan Zionis Yahudi yang demikian kejam sebelumnya, dan kita ketahui bersama bahwa penjajahan itu masih berlangsung hingga saat ini. Wallahul Musta’an.

Ketika zaman dahulu umat Islam telah melahirkan seorang Shalahuddin Al Ayyubi sebagai pembebas Al Aqsha, maka sejatinya umat Islam hari ini harus melahirkan Shalahuddin Shalahuddinnya untuk kembali membebaskan Al Aqsha yg terjajah.

أقول قولي هذا و أستغفر الله لي و لكم من كل ذنب إنه هو الغفور الرحيم

KHUTBAH KEDUA

الحمدلله رب العالمين والصلاه والسلام على رسول الله و على آله و صحبه أجمعين، أما بعد

Kaum muslimin yg dijaga oleh Allah.

Sungguh semangat beribadah kita di bulan Muharram ini  akan melahirkan jiwa yang bersih , jiwa yang bersemangat untuk membela Islam dan kaum muslimin, terutama di tanah suci kita di Al Aqsha , Palestina yang mulia.

Berikan doa-doa terbaik kita untuk saudara-saudara kita di sana, berikan kontribusi dan infaq terbaik kita , Biiznilah Muharram kita akan bermakna

الحمد لله و الصلاه و السلام على رسوله و على ٱله و صحبه أجمعين

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

اللهم انصر المسلمين في كل مكان

اللهم انصر المسلمين في القدس و فلسطين و حرر لنا الأقصى يا رب العالمين

واجعلنا له من المحررين

Ya Allah berikan pertolongan Mu pada kaum muslimin diseluruh penjuru dunia.

Ya Allah berikan pertolonganMu utk kaum muslimin di Al Quds dan Palestina, merdekakanlah Masjidil Aqsha dari penjajahan dan jadikan kami orang- orang yang turut memerdekannya.

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ وَصَلى الله وسَلم عَلَى مُحَمد تسليمًا كَثيْرًا وآخر دَعْوَانَا لله رَب الْعَالَميْنَ

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »