berdo'a

Kisah keajaiban Do’a

Feb 18 • Ibadah • 437 Views • No Comments on Kisah keajaiban Do’a

Oleh : Ustadz Harman Tajang, Lc., M.H.I

(dikutip dari Khotbah Jum’at)

Do’a merupakan senjata orang-orang yang lemah. Mungkin di antara jama’ah bahkan mungkin kita semua telah merasakan pertolongan Allah subhanahu wata’ala dalam keadaan bila terjepit dan terdesak.Dimana kita melihat tidak ada yang mampu menolongkecuali Allah subhanahu wa ta’ala.Banyak kisah yang disebutkan oleh para salaf dari zaman dahulu dan masih banyak kisah-kisah yang seperti itu yang terjadi di zaman kita sekarang ini.

 Beberapa hari yang lalu salah seorang teman dari al-Jazair mengirimkan sebuah kisah lewat e-mail. Seandainya bukan dia yang mengirimkannya, mungkin kami tidak mempercayainya.Namun, dia adalah orang yang tsiqah, bisa untuk dipercaya.Dan ternyata kisahnya  beredar di internet.Kisah itu dituliskan dalam bahasa arab.Oleh seorang dokter bedah,yang tinggal di Negeri India bernama dr. Hisyan.Dia adalah dokter yang terkenal dan memiliki jasa yang sangat besar dalam ilmu kedokteran.Yang mampu (dengan izin Allah) menyembuhkan penyakit-penyakit yang kronis.Dan dia dengan kecerdasan biidznillah menciptakan formula yang tidak bisa dilakukan oleh dokter-dokter ahli yang lain.

Suatu hari dia diundang dalam sebuah acara muktamar para dokter se-dunia.Dan beliau diberikan kehormatan untuk menjadi salah seorang di antara pembicara.Dan dia akan mendapatkan penghormatan atas jasa-jasanya dalam ilmu kedokteran. Beliau kemudian memesan tiket pada hari-H. Kemudian Iapun berangkat ke bandara dan perjalanannya membutuhkan beberapa menit atau tidak sampai satu jam.

Namun, ketika dia menunggu pesawat tiba-tiba terdengar berita bahwasanya pesawat yang semestinya beliau tumpangi dan mendarat dibandara itu secara darurat harus mendarat di bandara yang lain karena tersambar petir.Sehingga penumpang yang menunggu diminta untuk menanti sekitar 16 jam untuk datangnya pesawat tersebut.

dr.Hisyan kemudian mendatangi maskapai penerbangan dan berkata,“Saya adalah seorang dokter ahli.Saya ingin menghadiri sebuah acara yang penting satu menit dari waktu saya, itu untuk menyelamatkan jutaan manusia. tidak mungkin saya menunggu 16 jam.” Akhirnya pihak maskapai mengatakan,“Kami tidak bisa berbuat apa-apa. Tapi kami sarankan anda lewat darat! sekitar 3 jam anda bisa sampai insya Allah.” Akhirnya beliau menerima saran dari mereka, beliau kemudian mengemudikan mobilnya sendiri. Namun setelah dua jam beliau melakukan perjalanan, ternyata Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan hujan yang sangat lebat sampai beliau tersesat di jalan

 Rute yang semestinya ditempuh, beliau tidak tempuh.Dia menempuh jalur yang lain sehingga tersesat di sebuah tempat yang tidak dikenal sama sekali. Akhirnya beliau pasrah, lalu turun dari mobil dan hendak beristirahat dari kelelahan.Dan hendak menelpon pihak panitia agar kemudian dia diberikan udzur. Lagi-lagi handphone-nya tidak aktif karena Ia berada di daerah tanpasignal. Dia kemudian mendatangi sebuah rumah,mengetuk pintunya dan keluarlah seorang nenek-nenek wanita tua.Sambil berkata,“Saya mau pinjam telpon Anda”.Sang nenek kemudian tertawa,“Anda mencari telpon? tidakkah anda tahu bahwa sekarang anda tersesat disebuah kampung yang listrikpun tidak ada?Namun, jika anda mau, silahkan masuk! saya akan menghidangkan kepada anda makanan ringan kemudian segelas teh.

Akhirnya beliau pasrah dan masuk. Kemudian disuguhi segelas teh dengan makanan ringan. Dan dr. Hisyan melihat apa yang dilakukan oleh wanita tua tersebut. Ternyata dia adalah wanita yang shalihah, serta banyak melakukan shalat. Setiap kali dia menyelesaikan shalatnya, dia memegang seorang anak kecil yang ada didekatnya, yang tidak bisa bergerak. dr Hisyan kemudian mendatanginya dan hendak mengetahui apa yang terjadi dengan wanita tersebut. Dia menyampaikan terima kasih kepadanya. Dan wanita ini kemudian mengatakan tidak usah engkau berterima kasih karena sesungguhnya engkau adalah Ibnu Sabil yang wajib untuk diberikan jamuan karena ini kewajiban sebagai seorang muslim. Akhirnya dr. Hisyan mengatakan, “Kalau begitu semoga Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan semua do’a-do’a Anda. Karena saya melihat Anda sungguh rajin berdo’a.”

Wanita itu menjawab “Alhamdulillah seluruh do’a saya dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kecuali satu, yang sampai detik ini saya terus berdo’a kepada Allah”. dr. Hisyan penasaran,“Apa do’a Anda?” Dia menjawab,  “Cucu saya ini sakit keras, Kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Dan saya sudah membawanya kedokter tetapi mereka tidak mampu untuk mengobatinya. Dan mereka memberikan saran kepada saya untuk mendatangi seorang dokter ahli yang tinggal di ibu kota, namanya dr.Hisyan. Namun, saya tidak mampu untuk mendatanginya karena saya tidak memiliki dana dan tubuh saya yang lemah.”

dr Hisyan kemudian menangis dan mengatakan, “Subhanallah, do’a ibu yang menjadikan pesawat yang beratnya berton-ton disambar oleh kilat sehingga ia terpaksa mendarat di bandara yang lain. Do’a ibu yang menurunkan hujan yang lebat, yang membuat saya tidak mengetahui jalan dan langsung mengantarkan saya ke tempat ini.”

Inilah firman Allah subhanahu wa ta’ala,

أَمَّنيُجِيبُالْمُضْطَرَّإِذَادَعَاهُوَيَكْشِفُالسُّوءَوَيَجْعَلُكُمْخُلَفَاءالْأَرْضِأَإِلَهٌمَّعَاللَّهِقَلِيلاًمَّاتَذَكَّرُونَ

“Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya…” (QS. An-Naml:62).

Baca Juga >>

Penunggang Kuda Berjubah Putih

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »