Golongan Manusia dalam Beriman

Nov 12 • Ibadah • 2210 Views • No Comments on Golongan Manusia dalam Beriman

Mukran Usman, Lc

(by Editor)

Iman adalah keyakinan dalam hati, ucapan dengan lisan dan pebuatan dengan anggota badan.Iman dalam hati setiap muslim tidaklah konstan melainkan bertambah dan berkurang. Demikian pula bentuk keimanan setiap orang yang mengaku Muslim juga bermacam-macam. Terdapat tiga golongan manusia dalam memandang keimanan diantaranya:

Golongan pertama, yaitu mereka mengaku sebagai mukmin sebagai muslim tetapi mereka melihat keimanan tersebut hanya sebatas keimanan pada lisan(ucapan mereka) tetapi mereka sangat jauh dari keikhlasan, dan  ibadah kepada Allah . Dan inilah yang telah disebutkan oleh Allah dalam Al Qur’an tentang ciri golongan ini.

Sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur’an,

وَمِنَ النَّاسِ مَن يَقُولُ آمَنَّا بِاللّهِ وَبِالْيَوْمِ الآخِرِ وَمَا هُم بِمُؤْمِنِينَ ﴿٨﴾

Diantara manusia ada yang mengatakan: “Kami beriman kepada Allah dan Hari kemudian”, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.” (QS. Al-Baqarah: 8).

 

Allah menegur mereka bahwasanya mereka itu adalah orang-orang yang menipu Allah  dengan lisan mereka dan juga mereka  telah menipu orang-orang beriman yang lain,termasuk  dari keluarga mereka. Tetapi sayang sekali dengan ucapan mereka, yang mengatakan mereka beriman kepada Allah  Pada dasarnya mereka telah menipu diri mereka sendiri secara tidak sadar. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:

يُخَادِعُونَ اللّهَ وَالَّذِينَ آمَنُوا وَمَا يَخْدَعُونَ إِلاَّ أَنفُسَهُم وَمَا يَشْعُرُونَ ﴿٩﴾

Mereka hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu dirinya sendiri sedang mereka tidak sadar.” (QS. Al-Baqarah: 9).

 

Golongan yang kedua dari kaum muslimin dalam melihat keimanan, mereka yang  telah melaksanakan ibadah kepada Allah I. dan menyatakan telah beriman disaat melaksanakan ibadah seperti:shalat, puasa, ibadah haji, dan  lain-lain, mereka telah mengatakan bahwasanya ia beriman. Tetapi, saat mereka melaksanakan ketaatan-ketaatan tersebut, mereka sangat jauh daripada keikhlasan kepada Allah I mereka itu orang munafik

Dan ini telah disebutkan oleh Allah I dalam Al Qur’an dalam surah An Nisa ayat 142, Allah I berfirman,

إِنَّ الْمُنَافِقِينَ يُخَادِعُونَ اللّهَ وَهُوَ خَادِعُهُمْ وَإِذَا قَامُواْ إِلَى الصَّلاَةِ قَامُواْ كُسَالَى يُرَآؤُونَ النَّاسَ وَلاَ يَذْكُرُونَ اللّهَ إِلاَّ قَلِيلاً ﴿١٤٢﴾

Sesungguhnya orang-orang munafik itu telah menipu Allah I dan Allah menipu mereka.”

Apa tipuan mereka kepada Allah I?

 

  1. Yang pertama, Jika  mereka melaksanakan perintah sholat, mereka melaksanakan bukan dengan sungguh-sungguh tetapi mereka mendatanginya dengan bermalas-malasan.

 

  1. Kemudian penyakit yang kedua,  mereka melaksanakan ibadah tersebut untuk kemudian dilihat oleh manusia,

 

  1. dan penyakit yang ketiga, mereka tidaklah mengingat kepada Allah Ikecuali pada waktu yang sangat sedikit.

 

Golongan yang  ketiga yaitu  orang yang mengaku beriman kepada AllahI tetapi keimanan tersebut belumlah keimanan yang hakiki, yang diinginkan oleh Allah I yaitu mereka-mereka yang mengetahui tentang kebenaran Islam, dan mereka juga mengetahui tentang perintah dan kewajiban dari Allah Itetapi mereka sangat jauh daripada aplikasi, dan  keikhlasan kepada Allah I.

Dan ini telah disebutkan oleh Allah I,

الَّذِينَ آتَيْنَاهُمُ الْكِتَابَ يَعْرِفُونَهُ كَمَا يَعْرِفُونَ أَبْنَاءهُمْ وَإِنَّ فَرِيقاً مِّنْهُمْ لَيَكْتُمُونَ الْحَقَّ وَهُمْ يَعْلَمُونَ ﴿١٤٦﴾

Sesungguhnya ada suatu golongan, ada suatu kelompok, yang mereka itu mengetahui kebenaran tetapi mereka sangat jauh daripada perbuatan, mereka sangat jauh daripada aplikasi, dari apa yang mereka ketahui tersebut.” (QS. Al-Baqarah: 146).

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »