Merindumu Ramadhan

Apr 15 • Ibadah • 152 Views • No Comments on Merindumu Ramadhan

Oleh : DR. Muhammad Ihsan Zainuddin

Saatmu tidak lama lagi.
Bayanganmu mulai tampak di pelupuk.
Dan rasa rindu ini tak terhenti.
Hati meredam rindu tak terkira.
Jiwa ini merindumu, Ramadhan…

Duhai Rabbi,
Izinkan hamba yang payah ini
menghirup semerbak RamadhanMu.
Perkenankan hamba penuh dosa ini
memeluk setiap saatnya hingga usai.

Duhai Rabbi,
Biarkan kami yang tak layak ini
meresap dalam-dalam bahagia Ramadhan
yang dulu selalu hadir di hari-hari lalu,
meski kini semuanya telah berganti:

Izinkan kami meresapi saat sahurnya,
meski tiada lagi Jamaah Subuh di rumahMu.
Izinkan kami menikmati saat berbuka,
meski tiada lagi buka bersama para kekasih.
Larutkan kami dalam khusyu’ Tarawih,
meski tak ada lagi kehangatan berjabat di mesjidMu.

Duhai Rabbi,
Sudah pasti:
kami hanya sekumpulan hamba yang payah.
Yang selalu menyesal di ujung kisah,
tapi selalu lalai bersungguh-sungguh saat nikmat berlimpah.

Tapi…
Sudah pasti pula:
ini Ramadhan yang tak mudah untuk kami.
Ini adalah Ramadhan yang senyap dalam sunyi.
Ini adalah Ramadhan yang dipenuhi rindu,
tapi kedua tangan tak dapat memeluk para kekasih hati.
Ini adalah Ramadhan yang dipenuhi haru,
tapi haru yang tumpah dalam sepi yang sendiri.

Oh Rabbana…
Engkaulah Sang Penguasa hati-hati ini!
Selimutilah segenap hati kami dengan bahagia:
Bahagia karena telah mengenal-Mu.
Bahagia karena telah menghamba pada-Mu.
Bahagia karena telah merindu-Mu,
dan merindu pada semua yang Kau kasihi.

Oh Rabbana…
Hangatkanlah jiwa para perindu yang payah ini
dengan segenap kebahagiaan
dalam perjumpaan Ramadhan,
meski segalanya (mungkin) tak seperti dulu lagi.
Asalkan Engkau selalu kasihani kami.
Asalkan Engkau selalu ampuni kami.

Oh Rabbana…
Sampaikan langkah tak berdaya ini padanya:
pada Ramadhan.

Sumber:
https://IhsanZainuddin.com
https://t.me/IhsanZainuddin (Telegram)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »