Minuman Keras Bukan Obat

Dec 6 • Fiqih, Muamalah • 58 Views • No Comments on Minuman Keras Bukan Obat

Muslim meriwayatkan dari Thoriq Ju’fi  ia bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam tentang khamar (minuman keras), maka beliau melarang (meminum)-nya lalu Thoriq berkata : aku membuatnya untuk obat nabi bersabda:

“itu bukan obat tetapi malah penyakit”

Hadits ini mengabarkan bahwa minuman keras termasuk penyebab sakit, bukan penyebab sembuh. Kabar ini tentu belum diketahui kebenarannya secara ilmiah pada masa ketika lisan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam menyampaikannya. Lalu, apa yang dikatakan ilmu modern dimasa kini? Apakah mengakui kebenaran hadits tersebut? ataukah menolaknya dan mengatakan bahwa minuman keras adalah obat, bukan penyakit?

Menurut Penelitian:

  1. Dalam keputusan WHO (world Health Organization) nomor 650 tahun 1980 menyatakan bahwa mengkonsumsi minuman beralkohol dapat mengganggu kesehatan dan menimbulkan dampak negatif yang dapat mengalahkan dampak negatif mengkonsumsi opium dan kokain , serta segala jenis narkoba lainnya.

 

  1. Di majalah medicine International edisi 6 tahun 1989, ada sebuah artikel yang menyatakan minuman keras dapat membangkitkan kanker tenggorokan, di samping menyebabkan pendarahan di tenggorokan, pembengkakan pembuluh darah di pangkal tenggorokan, radang pankreas, wasir dan lainnya. yang ada kalanya dapat menyebabkan kematian.

                 >>lihat Pula : Perkara yang dibenci oleh Allah<<

  1. Berbagai penelitian ilmiah juga menegaskan bahaya minuman beralkohol terhadap liver, fungsi seksual, menyebabkan berbagai penyakit pada wanita, gangguan sistem saluran urine, sistem pencernaan, sistem aliran darah, pernapasan, kelenjar telinga, kelenjar kelamin dan sistem metabolisme tubuh.

 

  1. Keputusan umum yang dikeluarkan pemerintah Amerika Serikat pada tahun 1987 juga menyatakan bahwa bahaya dan dampak negatif minuman keras terhadap kesehatan benar-benar sangat parah dan berbahaya.

 

  1. Suatu penelitian yang dilakukan di Swedia menyatakan bahwa 29% dari seluruh kondisi pasien yang masuk rumah sakit di Swedia disebabkan oleh konsumsi minuman beralkohol.

 

  1. Di Inggris (belum termasuk Wales, Skotlandia dan Irlandia Utara) antara 350.000 hingga 500.000 orang setiap tahunnya masuk rumah sakit karena ketergantungan pada minuman keras

Demikianlah bahaya minuman keras (khamar). Ini menunjukkan bahwa apa yang dikatakan oleh Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam yang pada saat beliau mengatakan belum diketahui kebenarannya secara ilmiah, kini hampir di seluruh penjuru dunia Telah membenarkannya. Lapang atau terpaksa, para ahli kesehatan memberikan pernyataan nabi bahwa khamar bukanlah obat tetapi penyakit.

Sejalan dengan itu Allah subhanahu wa ta’ala menyatakan bahwa khamar  adalah sesuatu yang kotor dari perbuatan setan. Allah berfirman :

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنصَابُ وَالْأَزْلٰمُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطٰنُ أَن يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدٰوَةَ وَالْبَغْضَآءَ فِى الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَن ذِكْرِ اللَّـهِ وَعَنِ الصَّلَوٰةِ ۖ فَهَلْ أَنتُم مُّنتَهُونَ ﴿المائدة

Artinya:  Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.

 Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sembahyang; maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu). (Al Maidah [5] 90-91)

Dalam  kedua Ayat tersebut Allah mempertegas diharamkannya Arak  dan Judi  yang diiringi pula  dengan menyebut  berhala  dan undian dengan dinilainya sebagai perbuatan najis ( kotor ) kata-kata rijs  (kotor, najis) ini tidak pernah dipakai dalam Al-Quran, kecuali terhadap hal yang memang sangat kotor dan jelek. Khamar dan judi adalah berasal dari perbuatan setan, sedang setan hanya gemar berbuat yang tidak baik dan mungkar. Justru itulah Al-Quran yang menyerukan umat Islam untuk menjauhi kedua perbuatan itu sebagai jalan menuju kebahagiaan.

Al-Quran juga menjelaskan bahaya arak dan Judi dalam masyarakat, yang diantaranya dapat menggagalkan orang dari mengerjakan shalat dan menyulut permusuhan dan kebencian.  Sedang bahayanya dalam jiwa, yaitu dapat menghalangi untuk menunaikan kewajiban agama diantaranya ialah dzikrullah, dan sembahyang. Terakhir,Al- Qur an menyerukan kita supaya berhenti dari minum arak dan bermain judi.

kata kunci : apakah minuman keras adalah obat apakah minuman keras adalah obat

 

     >>>>Lihat Pula: Allah pun Enggan >>>

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »