Dijanjikan-Surga

Pemuda Yang Dijanjikan Surga (1)

Oct 17 • Qalbu • 2953 Views • 2 Comments on Pemuda Yang Dijanjikan Surga (1)

Oleh : Ustadz Askaryaman, S.Pd., M.Pd

(Praktisi Anak Dan Remaja)

Masuk surga merupakan keinginan dan dambaan setiap orang. Masuk surga adalah cita-cita tertinggi seorang Mukmin. Karena di Surgalah puncak kebahagiaan tertinggi yang tiada bandingannya. Siapapun ingin dijanjikan surga .

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda:

Bahwa ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:

1. Pemimpin yang adil.

2. Pemuda yang tumbuh diatas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabb – Nya.
3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.

5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.

6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.

(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712)

Hadits Diatas merupakan kabar gembira kepada para pemuda, Karena ia akan mendapatkan keutamaan dan kemuliaan. Kemuliaan untuk mendapatkan naungan, Ketika di padang masyar jarak antara matahari dan kepala manusia sangat dekat sehingga tak ada lagi naungan kecuali naungan Allah. Hal yang menyebabkan pemuda mendapatkan kemuliaan tersebut adalah :

1. وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ (Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabb-Nya)

Masa muda adalah masa yang penuh gemuruh bergelora, masa yang berbunga indah, masa hura-hura, masa menghambur-hamburkan waktu, banyak cobaan, lupa kepada Allah, dan tak tak peduli pada agama. Masa dimana dorongan syahwat sangat kuat, dorongan syubhat sangat tinggi, sehingga menyebabkan para pemuda sangat berpotensi besar untuk bermaksiat kepada Allah.

Namun jika dorongan yang demikian kuat dari syubhat dan syahwat mampu untuk diredam dan dapat menahan diri untuk tidak terjerumus dalam kemaksiatan tersebut. Maka inilah yang menyebabkan pemuda mendapatkan keutamaan yang besar . Ia tumbuh diatas kebiasaan ibadah kepada Rabb Nya dengan tekun dan Istiqamah.

Diantara karakteristik Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah adalah :

a. Tidak menyekutukan Allah (QS. 31 : 13)
b. Memuliakan kedua orang tua (QS. 31 : 14)
c. Ikhlas dalam beramal (QS. 31:16)
d. Mendirikan Shalat (QS. 31 : 17), menyianyiakan shalat adalah ciri generasi yang buruk (QS. 18:59)
e. Beramar ma’ruf nahi mungkar (QS. 31:17)
f. Tidak bersikap sombong (QS. 31:18)
g. Berakhlak mulia (QS. 31 :19)
h. Selalu bertaubat kepada Allah

Jadi pemuda yang dijanjikan surga adalah ahli ibadah.

2. وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ
(Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.)

Kedudukan Masjid bagi ummat Islam sangat penting. Masjid diibaratkan  air bagi ikan, masjid adalah airnya dan ummat islam sebagai ikannya. Bila ikan dipisahkan dengan air maka hidup ikan tidak akan bertahan lama,  ikanpun akan segera mati. Ini berarti apabila ummat Islam jauh dari masjid atau tidak suka ke masjid, maka ruh keislamannya akan terancam mati atau minimal jiwa keislamannya memudar. Demikian pentingnya masjid, sehingga Rasulullah memberikan kabar gembira terutama kepada pemuda yang senantiasa menjadikan masjid sebagai tempat terpautnya dihatinya.

Pemuda yang menjadikan hatinya selalu terpaut kepada masjid, bukan hanya menjadikan masjid sebagai tempat untuk beribadah dan berjamaah. akan tetapi, mereka menjadikan masjid sebagai sarana tempat untuk menuntut ilmu dengan ta’lim dan tarbiyah Sarana pengembangan diri dalam berorganisasi dan sarana untuk belajar dan mengajar Al-Qur’an dalam bentuk TKA-TPA.

Pemuda yang jiwanya senantiasa terpaut kepada masjid, mereka akan bangga sebagai pemuda remaja masjid dan mempunyai semangat beraktivitas dimasjid pula. Pentingnya melakukan upaya pengkaderan dari waktu kewaktu secara berkesinambungan, sehingga melahirkan pemimpin yang tangguh dari masjid. Para remaja dan pemuda muslim akan tumbuh di Masjid.Mereka merasa bertanggung jawab dan senantiasa memakmurkannya.

Diantara fungsi masjid adalah :

A. Sarana pembinaan iman

Rasulullah membina kekokohan iman para sahabatnya adalah di Masjid. Di Masjidlah para sahabat digembleng untuk melaksanakan ibadah dan mengkaji ajaran islam yang tentu saja memperkokoh kekuatan iman mereka. Sebagaimana firman Allah:

“Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan salat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. 9:18)

B. Sarana pembinaan masyarakat Islam

Hal ini disebabkan karena masjid sebagai tempat berkumpulnya anggota masyarakat. Untuk selajutnya dibina menjadi masyarakat yang islami. Rasulullah membina para sahabat agar mereka memiliki iman yang kokoh, ilmu yang luas, akhlak yang mulia, izzah dan ukhuwah islamiyah. Dengan pembinaan masyarakat melalui masjid, kaum Muslimin menjadi terpaut hatinya dengan masjid.

C. Sarana memperkokoh ukhuwah islamiyah

Melalui masjidlah Rasulullah memperkokoh ukhuwah islamiyah, sehingga para sahabat menjadi orang-orang yang bersaudara karena Allah melebihi saudara seketurunan, sesuku, dan sebahasa. Dengan ukhuwah terbentuklah kerjasama yang rapi yang membuat mereka dicintai Allah.
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS. 61:4)

D. Masjid sebagai sarana perjuangan

Rasulullah bukan hanya menjadikan masjid sebagai tempat untuk beribadah dan membina sahabat, tapi juga dijadikan sebagai tempat untuk merancang strategi perang yang sangat dahsyat. Olehnya masjid dizaman sekarang dapat pula dimanfaatkan untuk sarana perjuangan menyebarkan dan menegakkan nilai-nilai ajaran Islam

E. Sebagai sarana Tarbiyah atau pembinaan Islam

Dengan ta’lim dan tarbiyah yang dilaksanakan di masjid, maka kaum Muslimin memilki wawasan dan penguasaan ajaran Islam yang baik. sehingga mereka memahami antara  yang hak dan bathil. Dan Mereka juga memiliki kepribadian yang mulia sebagai seorang muslim……….(Bersambung)

>> Baca Juga:

Pemuda yang Dijanjikan Surga (02)

Kisah Tiga Pemuda terjebak dalam Goa

Nasehat kematian

Related Posts

2 Responses to Pemuda Yang Dijanjikan Surga (1)

  1. Marzuki Admin says:

    sangat berkesan….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »