Perkara Yang Termasuk Dosa Besar

Aug 17 • Hadits • 943 Views • No Comments on Perkara Yang Termasuk Dosa Besar

Oleh: Ustadz Muh. Yusran Anshar, Lc., MA

(Dosen STIBA Makassar)

Hadits 5976 dari Kitab Shahih Bukhari

7/5976- عن أَبِي بَكْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟ قُلْنَا: بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ، قَالَ ثلاثا: الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ، وَكَانَ مُتَّكِئًا فَجَلَسَ، فَقَالَ: أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ وَشَهَادَةُ الزُّورِ أَلَا وَقَوْلُ الزُّورِ وَشَهَادَةُ الزُّورِ. فَمَا زَالَ يَقُولُهَا حَتَّى قُلْتُ: لَا يَسْكُتُ

7/5976. Dari Abu Bakrah radliallahu ‘anhu dia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Maukah aku beritahukan kepada kalian sesuatu yang termasuk dari dosa besar? Kami menjawab; “Tentu wahai Rasulullah.” Beliau mengulanginya tiga kali seraya bersabda: “Menyekutukan Allah dan mendurhakai kedua orang tua.” -ketika itu beliau tengah bersandar, kemudian duduk lalu melanjutkan sabdanya: “Perkataan dusta dan kesaksian palsu, perkataan dusta dan kesaksian palsu.” Beliau terus saja mengulanginya hingga saya mengira (khawatir) beliau tidak akan diam.”

Kesimpulan dan Pelajaran :

1⃣ Diantara metode taklim yang diajarkan Rasulullah shallallohu alaihi wasallam adalah menghadirkan perhatian dan kesiapan pendengar sebelum menyampaikan sesuatu kepada mereka

2⃣ Semangat dan antusias besar yang dimiliki oleh para sahabat radhiyallohu anhum dalam mengambil dan menerima ilmu dari Rasulullah shallallohu alaihi wasallam

3⃣ Pentingnya mengetahui perbuatan yang termasuk dosa sebagaimana mengetahui kebaikan. Kebaikan diketahui untuk diamalkan dan dilaksanakan adapun dosa diketahui untuk dijauhi dan ditinggalkan

4⃣ Dosa terbagi menjadi tiga tingkatan: dosa terbesar, dosa besar dan dosa kecil

5⃣ Disunnahkannya mengulangi perkataan 3x untuk penekanan akan pentingnya dan agar lebih dipahami dengan baik

6⃣ Mempersekutukan Allah azza wa jalla adalah dosa terbesar

7⃣ Durhaka kepada orang tua adalah dosa terbesar setelah syirik

8⃣ Perkataan dusta dan persaksian palsu termasuk diantara dosa terbesar

9⃣ Merubah posisi tubuh diantara metode pengajaran Nabi Muhammad shallallohu alaihi wasallam

Besarnya rasa cinta dan sayang para sahabat diantaranya Abu Bakrah radhiyallohu anhu kepada Rasulullah shallallohu alaihi wasallam, dimana mereka kadang iba dan kasihan kepada Nabi shallallohu alaihi wasallam ketika beliau harus mengulang-ulangi sabdanya karena itu akan menyulitkan dan meletihkan beliau.

Hadits 5977 dari Kitab Shahih Bukhari

8/5977- عن أَنَس بْن مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: ذَكَرَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكَبَائِرَ أَوْ سُئِلَ عَنْ الْكَبَائِرِ، فَقَالَ: الشِّرْكُ بِاللَّهِ وَقَتْلُ النَّفْسِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ، فَقَالَ: أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ؟ قَالَ: قَوْلُ الزُّورِ أَوْ قَالَ شَهَادَةُ الزُّورِ

8/5977. Dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu berkata; “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyebutkan tentang dosa besar atau beliau ditanya tentang dosa besar, lalu beliau menjawab: “Menyekutukan Allah, membunuh jiwa dan durhaka kepada kedua orang tua.” Lalu beliau bersabda: “Maukah aku beritahukan kepada kalian yang termasuk dari dosa besar?” beliau bersabda: “Perkataan dusta atau beliau bersabda: “Kesaksian palsu.”

Kesimpulan dan Pelajaran :

1⃣ Seorang alim senantiasa menyebarkan ilmunya, baik ketika ditanya maupun tanpa diminta sebelumnya

2⃣ Kehati-hatian seorang perowi dalam meriwayatkan hadits dimana ketika ada keraguan terhadap lafazh yang didengarkannya maka dia menyebutkan kedua kemungkinan tersebut

3⃣ Disyariatkannya bertanya atau mengetahui dosa-dosa besar

4⃣ Perlunya seorang alim atau dai mengingatkan ummat akan bahaya dosa-dosa besar

5⃣ Hikmah yang harus dimiliki oleh seorang alim dan dai dimana terkadang dia ditanya tentang masalah yang sama namun menjawab dengan contoh yang berbeda tergantung keadaan dan kebutuhan penanya.

6⃣ Membunuh jiwa tanpa alasan yang dibenarkan syariat termasuk dosa besar disamping syirik dan durhaka kepada kedua orang tua

7⃣ Dosa terbagi 3 : Terbesar, besar dan dosa kecil

8⃣ Disunnahkannya menyampaikan pengantar untuk menarik perhatian pendengar sebelum menyampaikan atau mengajarkan sesuatu

9⃣ Perkataan dusta dan persaksian palsu termasuk dosa terbesar

Suatu dosa  walaupun bukan yang terbesar namun kadang diberi penekanan lebih jika ada fenomena dianggap remeh atau dosa tersebut menyebar luas pada waktu dan tempat tertentu atau karena dampak yang diakibatkannya besar. Perkataan dusta dan persaksian palsu tidak lebih besar dosanya dari kesyirikan akan tetapi dalam hadits ini lebih ditekankan karena beberapa sebab tadi, Wallohu a’lam.

Baca Juga >>

Perkara yang Diharamkan & Dibenci Oleh Allah

Tiga Pekara Yang Diharamkan & Dibenci Allah

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »