Persiapkanlah Diri Menghadapi Kelompok Ini

Jan 19 • Aqidah • 79 Views • No Comments on Persiapkanlah Diri Menghadapi Kelompok Ini

Surah Al-Isra, mungkin kita semua tahu kalau surah tersebut adalah salah satu dari surah Makkiyah. Surah Makkiyah maksudnya adalah surah yang turun saat Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam belum berhijrah ke Madinah. Surah ini kebanyakannya membicarakan tentang ayat-ayat tauhid, termasuk kondisi kaum musyrik Quraisy dan cara menghadapi mereka.

 

Mungkin kita tidak memperhatikan bahwa ada satu pesan tersirat luar biasa di dalam surah Al-Isra akan kedatangan musuh abadi. Dengan latar belakangnya sebagai surah Makkiyah, Allah tidak mengabaikan peringatan-Nya terhadap kaum muslimin akan kemunculan kaum yang akan menjadi musuh abadi mereka dalam surah ini. Hal ini menunjukkan begitu bahayanya kelompok ini dan begitu gemarnya  mereka dalam melakukan kerusakan. Ya, dia adalah kelompok Yahudi.

 

Allah azza wajalla berfirman:

 

وَقَضَيْنَا إِلَى بَنِي إسْرائِيلَ فِي الْكِتَابِ لَتُفْسِدُنَّ فِي الأرْضِ مَرَّتَيْنِ وَلَتَعْلُنَّ عُلُوًّا كَبِيرًا

 “Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam kitab itu, “Sesungguhnya kalian akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan kalian pasti akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar.” (QS. Al-Isra[17]: 4)

 

Sungguh, ini adalah kemukjizatan Al-Qur’an. Bayangkanlah, dalam suasana beratnya Nabi Shallallahu’alaihi wasallam mendakwahi orang-orang Makkah saat itu, serta bersabar atas gangguan mereka, Allah mengabarkan tentang kelompok ini. Padahal saat itu, beliau masih berada di kota Makkah. Tapi, Nabi shalallahu’alaihi wassalam menghadapi Yahudi setelah beliau hijrah ke Madinah.

 

Ayat ini memberi isyarat yang sangat besar kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam dengan penekanan yang sangat besar. Pada kata لتفسدن (latufsidunna/Sungguh mereka akan melakukan kerusakan) Allah menjelaskan dengan 3 bentuk taukid (penekanan dan pemastian). Pertama, lam Al-Qasam yang bermakna, Allah bersumpah dengan diri-Nya bahwa Yahudi akan melakukan kerusakan. Kedua, lam al-taukid sebab secara bersamaan huruf lam pada kata “latufsidunna” berposisi sebagai Al-taukid  yang berarti penekanan selanjutnya. Ketiga adalah nun al-taukid yang menunjukkan penekanan ketiga.

 

Dalam bahasa Arab, tingkatan yang paling tinggi untuk memberikan penekanan adalah dengan tiga bentuk taukid. Disaat yang bersamaan lam dalam kata “latufsidunna” adalah lam alTa’lil, dimana setelahnya adalah fi’l mudhari’ yang memberi faidah istimrariyah (keberlanjutan). Artinya, orang-orang Yahudi akan senantiasa melakukan kerusakan.

 

Ini adalah isyarat penting, seolah Allah ingin mengingatkan agar Nabi tidak terlalu khawatir dengan makar dan tipu daya kaum musyrik Quraisy, sebab akan ada musuh yang lebih besar menantinya di kota Madinah. Dan itu terjadi beberapa tahun setelah hijrah beliau ke kota Madinah.

 

Maka perhatikanlah bentuk peringatan Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam akan kelompok Yahudi. Bentuk peringatannya menunjukkan perang  terhadap Yahudi akan berlangsung hingga hari kiamat. Sedangkan gangguan kaum Quraisy tidak begitu lama.

 

Luar biasa, Al-Qur’an bukanlah buatan manusia, melainkan kalam Allah Azza wajalla yang suci.

 

Dari sini hendaklah kita selalu harus bersiap dan bersedia untuk menghadapi Yahudi . Cara menghadapi mereka adalah dengan kembali mempelajari kitab suci yang mulia. Sebab padanya banyak isyarat-isyarat kemenangan itu.

Olehnya, kepada setiap muslim, kenalilah musuhmu. Jangan habiskan waktumu berseteru dengan saudaramu sendiri.

karena menghadapi yahudi adalah sesuatu yang besar

 

[Ringkasan daurah syaikh Dr. Ahmad Muhammad Mursi al-Tukhi, DR yang Ahli dalam bahasa Arab dan telah nenghafal kitab-kitab Ibnu Taimiyah.]

 

Abu Ukkasyah Wahyu Al-Munawy

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »