Pondasi kejayaan : Keimanan Dan Tawakkal

Oct 24 • Qalbu • 584 Views • No Comments on Pondasi kejayaan : Keimanan Dan Tawakkal

Oleh : Ustadz Mukran Usman, Lc., M.H.I.

(Dosen STIBA Makassar)

Keimanan adalah pondasi amal para sahabat. Keimanan mereka pula lah yang mampu menghilangkan semua baju kemunafikan dan dosa, untuk segera mendapatkan ampunan dan kemulian serta kemenangan di dunia dan akhirat  dari Allah Azza wa Jalla. Ketika wanita Al Ghomidiyah yang telah berzina,  datang kepada Rasululah untuk meminta penegakan hukum Allah pada dirinya. Wanita tersebut datang untuk meminta dirinya dirajam sebagai taubat beliau dan mohon ampun beliau pada Allah. Namun, rasulullah tidak langsung merajamnya. Rasulullah meminta hanya memita agar wanita tersebut pulang dan menunggu sampai Ia melahirkan. Wanita itu menanti dan menunggu sampai tiba waktu anak yang dikandungnya lahir ke dunia. Lahir sebagai anak yang tak berdosa. Kemudian wanita itu kembali datang kepada Rasulullah bersama bayi yang telah dilahirkannya. Ia meminta Rasulullah untuk secepatnya mensucikannya dari dosa zina yang telah dilakukannya.

Namun, Rasulullah memintanya untuk menyapih bayi tersebut selama dua tahun sampai bayi tersebut boleh makan. Wanita itu harus pulang dengan kesedihan yang begitu dalam. Ya !! kesedihan Nampak pada diri wanita itu, sedih karena lama menanti hukum Allah di tegakkan pada dirinya.

Wanita itu tetap tegar dengan iman yang ada pada jiwanya. Dia menanti dan menunggu sampai dua tahun telah dijalani dalam masa penyapihan. Maka wanita itu kembali datang kepada Rasulullah bersama sang bayi sambil membawa makanan untuk diperlihatkannya kepada Rasulullah bahwa anaknya telah makan.

Disaat yang telah dijanjikan oleh Rasulullah kepada wanita tersebut, tibalah saatnya wanita itu dirajam.

Rasulullah berkata kepada para sahabatnya setelah wanita itu mendapatkan apa yang telah diinginkannya : “Wanita ini telah bertaubat, dan sekiranya taubat wanita ini dibagikan kepada tujuh puluh orang dari penduduk kota madinah, maka taubat wanita ini masih cukup untuk diberikan kepada yang lainnya”.

Renungkanlah bagaimana kekuatan iman yang ada pada diri wanita tersebut. wanita yang justru bergembira ketika di tegakkan hukum Allah pada dirinya. Wanita yang jujur pada taubatnya, wanita yang ingin bertemu dengan Allah dalam keadaan mendapatkan ampunan. Semua hal yang telah diperbuat oleh wanita al Ghomidiyah adalah buah dari keimanan yang ada pada dirinya.

Pondasi kedua

Pondasi  yang kedua yang ada pada diri para sahabat adalah sifat tawakkal yang begitu kuat kepada Allah Azza wa Jalla. Mereka senantiasa berpijak pada firman Allah yang artinya :”Barangsiapa yang tawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. (QS. Al-Anfal : 49).

Keyakinan yang kuat bahwa Allah Maha perkasa dan tidak ada yang menandingi-NYA, dan Allah Maha Bijaksana yang senantiasa bersama dan menolong hamba-hamba-NYA.

Ketika nabi Musa Alaihissalam berada dalam kejaran fir’aun la’natullah Alaihi dan beliau berada dalam genggaman fir’aun, maka beliau pasrah dan mengembalikan semua urusannya kepada Allah Azza wa Jalla seraya berdo’a :”Allahumma Lakal hamdu, wa ilaika al musytaka wa anta al musta’an wa la hawla wa la quwwata illa billah al aliyy al azhim”.

Artinya:  “ Ya Allah segala puji bagi-MU, Hanya kepada engkaulah tempat mencurahkan segala isi hati, dan engkau adalah Sang Penolong, dan tidak ada daya dan kekuatan apa pun selain daya dan kekuatan yang datang dari-MU, Tuhan yang Maha Tinggi dan Maha Agung”.

Dengan tawakkal Nabi Musa, maka Allah menyelamatkannya dan menenggelamkan fir’aun beserta bala tentaranya.

Demikian pula nabi Ibrahim ketika akan dibakar oleh kaumnya, maka malaikat jibril datang dan berkata kepada Nabi :” Apakah engkau memerlukan sesuatu pertolongan dariku ? nabi Ibrahim lantas menjawab, “Aku tidak memerlukan apa-apa pertolongan darimu…Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah”. Kemudian nabi Ibrahim berkata “Hasbunallah wa ni’mal wakiil”. maka Allah menyelamatkan Nabi-NYA dari musuh-musuh-NYA.

 

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »