cinta Allah

Skenario Cinta Allah, Sebutlah Nama-Nya

Apr 19 • Aqidah, Uncategorized • 712 Views • No Comments on Skenario Cinta Allah, Sebutlah Nama-Nya

Oleh : Abu Ukasyah Wahyu al-Munawy⁠⁠⁠⁠

Diantara tanda cinta ialah seringnya menyebut-nyebut nama orang-orang yang dicintai, sering mengingatnya, layaknya tak ada hari tanpa menyebut namanya. Dikisahkan bahwa dahulu seorang laki-laki penggila Laila, ia masyhur dengan istilah “Majnunu Laila”. Apabila ia melewati suatu jalan, niscaya ia akan selalu menyebut-nyebut nama Laila, karena kegilaannya terhapanya. Ia berkata: “Wahai Laila, wahai Laila”.

Mengomentari kisah ini imam Ibn al-Khathib rahimahullah berkata:

وإذا كان هذا ثمرة حب ليلى، فكيف ومجنون الحب برب ليلى

Jika seperti ini buah dari kecintaan terhadap Laila, maka bagaimana dengan seorang “Penggila cinta” terhadap Rabbnya Laila?

Memang begitulah cinta, cinta akan membuat hati tunduk pada yang dicintai hingga tak ada ruang dalam hati kecuali tersimpan nama yang dicintai. Seorang yang berharap agar Allah cinta kepadanya, hendaknya ia memperbanyak mengingat dan menyebut nama-Nya. Karena dengan seperti itu Allah juga akan membalas untuk mengingat dan menyebut namanya, bahkan lebih baik lagi dari itu.

Allah azza wajalla berfirman:

فاذكزوني أذكركم واشكروا لي ولا تكفرون

“Ingatlah kalian kepada-Ku niscaya Aku akan mengingat kalian”. (QS. Al-Baqarah: 152)

Tsabit al-Bunani rahimahullah berkata:

إني أعلم متى يذكرني ربي عز و جل ففزعوا منه وقالوا كيف تعلم ذلك فقال إذا ذكرته ذكرني

“Sesungguhnya aku tahu kapan Rabku azza wajalla akan mengingatku,” orang-orang disekitarnya pun terkejut dan berkata, “Bagaimana engkau mengetahui hal itu?” Ia berkata, “Kalau aku mengingat-Nya niscaya Dia akan mengingatku.” (Ihyaa Ulum ad-Din Karya Imam al-Ghazali: 1/294)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

من ذكرني في نفسه ذكرته في نفسي ومن ذكرني في ملأ من الناس ذكرته في ملأ أكثر منهم وأطيب

“Siapa yang mengingat-Ku dalam kesendiriannya niscaya Akupun akan mengingatnya dalam diri-Ku, dan siapa yang mengingat-Ku dalam kumpulan banyak orang, niscaya Akupun akan mengingatnya dalam kumpulan yang lebih baik dari mereka.” (HR. Ahmad, al-Arnauth menyatakan sanadnya shahih).

Sahabat…
Mari memperbanyak dzikir kepada-Nya, jika Allah telah sering menyebut namamu, maka itu salah satu tanda kalau Allah mencintaimu. Itulah salah satu scenario cinta-Nya, jika Allah memberikan ujian dan musibah kepadamu, mungkin karena engkau sudah jarang menyebut nama-Nya, padahal Allah ingin agar engkau menyebut nama-Nya. Cinta manakah yang lebih baik dari cinta-Nya.

astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah.

Baca Juga >>

Tarbiyah, Adab, Sikap Menghargai dan Semangat

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »