waktu sholat witir

Waktu sholat witir

Nov 16 • Ibadah • 562 Views • No Comments on Waktu sholat witir

Waktu sholat witir

 

Sholat witir dikerjakan di seluruh waktu di malam hari setelah salat Isya dengan rincian sebagai berikut ini:

Waktu Witir secara menyeluruh antara habis Isya hingga terbit fajar kedua

Berdasarkan hadits Abdullah Bin Amru dari Abi Basrah Al-Ghifari dari Nabi  riwayatkan bahwa beliau bersabda Sesungguhnya Allah telah menambahkan sholat bagimu yakni shalat witir lakukanlah shalat itu antara waktu Isya dan hingga waktu Fajar(diriwayatkan oleh ahmad)

 

Dari hadits ini, tampak bahwa waktu Witir adalah antara salat Isya hingga waktu Fajar. baik ketika seorang muslim sholat Isya pada waktunya, atau ketika ia menjawabnya dengan maghrib menjamak dengan maghrib dalam bentuk jamak takdim. sesungguhnya waktu itu sudah masuk Ketika seseorang sudah salat Isya(lihat Al Mughni oleh ibnu  Qudamah).

 

Telah diriwayatkan hadits-hadits Shahih yang menekankan hal itu, dari perbuatan Nabi dan ucapan beliau. dari Aisyah Ummul mukminin diriwayatkan bahwa Ia menceritakan: Biasanya Rasulullah Shallallhu alaihi wa Sallam antar antara Usai sholat Isya -yakni yang biasa disebut orang sebagai ‘atamah – hingga Fajar, melakukan 11 rakaat, setiap dua rakaat beliau salam, dan beliau Witir dengan 1 rakaat. Bila muadzin sudah diam usai adzan subuh, dan sudah jelas waktu Fajar, beliau shalat dua rakaat ringan. Kemudian beliau membaringkan badan ke sebelah kanan hingga datang muadzin mengumandangkan iqamah (Hadits Riwayat Muslim)

 

Nabi telah memberi batasan salat witir dalam hadis lain. dari Abu Sa’id diriwayatkan bahwa Rasulullah bersabda: lakukanlah shalat witir sebelum tiba subuh dalam riwayat lain disebutkan lakukanlah shalat witir sebelum waktu subuh (Hadits Riwayat Muslim dalam kitab Al musafirin )

dari Abdullah bin Umar diriwayatkan bahwa nabi bersabda : dahuluilah waktu subuh dengan Witir (Hadits Riwayat Muslim dalam kitab Al musafirin )

Hadits diatas menunjukkan anjuran untuk mendahului terbitnya Fajar dengan Witir, yakni bahwa Witer, itu dilakukan sebelum datang Fajar. Oleh sebab itu, diriwayatkan juga dengan Sahih, dari Hadits Ibnu Umar, bahwa Rasulullah bersabda :

 

صلاة اليل مثن مثن فإذا خشي احدكم الصبح صلى ركعة واحدة توتر له ماجد صلى

“salat malam itu dilakukan dengan dua dua rakaat. Bila salah seorang diantara mu khawatir kedahuluan subuh, hendaknya ia salat 1 rakaat, untuk menjadi Witir dari salat malam yang telah dilakukannya “ (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim )

 

dari Abu Sa’id Al khudri diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallhu alaihi wa Sallam  bersabda:

من أدرك اصبح فلم يوتر  فلا يتر له

Artinya: barangsiapa yang mendapati waktu subuh sementara ia belum berwitir maka tidak ada waktu lagi baginya untuk berwitir (diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dan Ibnu khuzaimah )

hal itu lebih dikuatkan lagi oleh Hadits Ibnu Umar bahwa Nabi pernah bersabda: bila Sudah terbit fajar sudah hilang waktu semua salat malam termasuk Witir. maka berwitirlah sebelum terbit fajar hadis riwayat At Tirmidzi dalam kitab ash shalah

Imam at-tirmidzi menyatakan demikian ini bukan hanya pendapat seorang ulama saja. Imam Syafi’i, Ahmad, dan Ishaq mereka berpendapat bahwa Witir itu tidak dapat dilakukan setelah Subuh. diriwayatkan oleh at-tirmidzi dalam kitab Sunan nya

hal itu semakin diperjelas dengan perbuatan Nabi. akhir Witir yang beliau lakukan adalah di waktu subuh waktu sahur(sebelum fajar) berdasarkan hadits Aisyah bahwa Ia menceritakan: Rasulullah pernah ber Witir pada setiap bagian malam pada awal malam, pertengahan malam, dan akhir malam. Witir beliau beliau yang paling terakhir dilakukan pada waktu sahur.( Hadits Riwayat Bukhari Muslim )

dari semua hadits-hadits itu menjadi jelas bahwa waktu Witir di mulai dari usai sholat isya, dan berakhir pada waktu Fajar kedua.  tak ada pendapat lain yang diambil selain pendapat nabi

(Sumber : dari buku kumpulan sholat sunnah dan keutamaannya oleh Dr. Sa’id  bin Ali bin wahf Al Qathani)

 

Waktu Sholat Witir Waktu Sholat Witir Waktu Sholat Witir

 

Baca Juga :

Sholat Dhuha

penyimpangan moral anak

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »