Bagaimana Meminta Pendapat (Istisyarah)

Sep 4 • Muamalah • 116 Views • No Comments on Bagaimana Meminta Pendapat (Istisyarah)

Oleh : Ustadz Dr. Rahmat Abdurrahman, Lc, M.A.

(Pembahasan Kitab Fiqh Nafs Disarikan dari Materi Briefing)

 Berikut ini adalah beberapa atsar (jejak) para salaf (orang terdahulu) yang berisi tentang kisah-kisah mereka, saat meminta pendapat, memberi pandangan maupun saran, dan keutamaan bermusyawarah serta nasehat yang bijak terkait masalah memberi pendapat dan berpendapat.

Pertama

Atsar dari Khalifah Al Ma’mun;

Suatu ketika sebagian kaum dari para ulama meminta izin bertemu dengan Khalifah Al Ma’mun dan Khalifah pun mengizinkannya dan ketika mereka masuk, mereka melihat seorang juru catat diruang Khalifah adalah seorang Yahudi dan dihormati, maka sebagian ulama menyampaikan kepada Khalifah yang menyuruh mereka duduk, untuk mohon izin membacakan satu bait syair sebelum duduk, Khalifah pun mengizinkan, maka seorang dari mereka membacakan syairnya: ” Orang yang memuliakanmu menganggap bahwa engkau berhak mendapatkannya padahal itu adalah bohong”  sambil (Ia) memandang kearah orang Yahudi tersebut.

Lalu mendengar hal ini Khalifah pun merasa malu karena Dialah yang mempekerjakannya. Maka seketika itu Ia menyuruh penjaga untuk membawa Orang Yahudi itu keluar dari kantornya. Lalu mambuat keputusan untuk menjauhkan sang Yahudi dari lingkup istana. Dan keputusan itu juga memutuskan agar tidak boleh (lagi) mempekerjakan seorang kafir Dzimmy.

Pelajaran dari atsar ini adalah sang ulama memberikan masukan kepada sang khalifah setelah melihat yang tidak diinginkannya dimana seorang Yahudi berada dalam istana karena tidak sepantasnya Ia berada disana.

Atsar Kedua

Seorang dari suku Abas pernah dipuji: “Kalian(suku Abas) paling sering  berada dalam kebenaran dalam perbuatan” Lelaki itu berkata : “Kami ini(suku Abas) jumlahnya banyak dan diantara yang banyak itu ada satu orang yang mempunyai sikap bijaksana, maka setiap urusan kami selalu bermusyawarah dan meminta pandangannya, Karenanya  seakan-akan kami semua berjumlah seribu orang bijaksana”

Pelajaran dari kisah ini yaitu satu orang bijaksana bisa mewakili mayoritas orang dalam sebuah komunitas.

Atsar Ketiga 

Imam Hasan Al Basri

Imam Hasan Al Basri berkata: “Allah menyuruh Nabi untuk bermusyawarah dengan para sahabatnya bukan hanya karena  Nabi butuh terhadap pendapat mereka, tapi Allah menghendaki agar mereka mengetahui berkahnya bermusyawarah”

 

Atsar ke empat

Ahmad bin Syibawaih

Saya berkunjung ke Baghdad dengan maksud bertemu Khalifah dan menasehatinya, tapi sebelum itu saya bertemu denagn Imam Ahmad dan meminta pandangannya, Imam Ahmad berkata:  “Jangan masuk (bertemu kahlifah ) Karena saya khawatir kamu tidak mampu melakukan hal itu”.

Pelajaran : bertemu dengan pembesar apalagi seorang kepala negara bukanlah hal yang mudah, karena banyaknya pintu yang harus dilalui. Belum lagi jika kita hanyalah orang biasa yang tidak punya kekuatan dan kharismatik.

Atsar Kelima

Imam Ibnu Hubairah (seorang ulama dan menteri) menasehati sebagian putranya : “Janganlah kamu membantu orang yang keras kepala (bebal), atau musuh atau orang yang banyak warna (bunglon) dan juga orang yang nekat (berani tanpa perhitungan), dan janganlah kalian menjadi orang yang pertama diminta pendapat. serta  jangan menjadi orang yang pertama memberi pendapat dan jauhilah pikiran yang tidak matang, jagalah Allah pada orang yang meminta pendapatmu karena mencari alasan untuk membenarkan sikap adalah tercela. Dan(sikap) tidak mendengarkan apa yang disampaikan adalah pengkhianatan”

Atsar Keenam:

Khalifah Abdul Malik bin Marwan:

“Jika saya bersalah setelah meminta pendapat orang lain, lebih saya sukai daripada benar tanpa meminta pendapat orang lain”

Atsar Ketujuh:

Khalifah Ma’mun pernah berkata:

“tiga perkara yg membuat seseorang benar dan tdk hilang;

  1. ‌Minta pandangan orang yg bijak,
  2. ‌berbasa basi kepada orang yang suka dengki,
  3. ‌selalu mendekati orang lain.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

« »