Jenis-Jenis Hati Berdasarkan Atsar

Sep 15 • Uncategorized • 38 Views • No Comments on Jenis-Jenis Hati Berdasarkan Atsar

Kitab Fiqhu An Nafs

Karya Prof. Dr. Yahya Al Yahya
Bab: II. Al Qolbu (Hati)

Disampaikan Oleh:
Ust. Dr. Rahmat Abdurrahman, Lc., M.A.

  1. Hudzaifah Ibnu Yaman -radhiyallahu ‘anhu-
    Hati ada 4 jenis;
    a)Hati yang tertutup, itulah hati orang kafir,
    b) Hati yang terbalik yaitu hati yang kembali pada kekeruhan setelah beriman,
    c) Hati yang bersih didalam hati itu terdapat seperti cahaya yang menyinari itulah hati orang mukmin,
    d) dan hati yang hitam putih (tercampur) antara sifat nifaq dan iman. Perumpamaan iman didalam hati ini ibarat cawan yang diisi dgn air tawar dan jernih. Dan perumpamaan sifat nifaq dalam hati seperti luka yang menghasilkan nanah dan darah, maka hati jenis ini akan mengikuti sifat yang dominan.
  2. Abu Musa Al Asy’ari -radhiyallahu ‘anhu-
    Hati itu dinamakan qolbun karena sifatnya yang suka berbolak balik. Maka Hati ibarat sebuah bulu ayam yang tergantung didahan pohon dan berada ditengah gurun tertiup angin maka bulu itu terbolak balik yang atas jadi bawah dan bawah jadi atas.
    Faidah
    hadits:
    ان قلوب العباد بين اصبعين من أصابع الرحمان يقلبها كيف يشاء
    Sesungguhnya hati para hamba berada di dua jemari Allah, Dia membalikkan hati tersebut sesuai kehendaknya.

hadits :
بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِي كَافِرًا وَيُمْسِي مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ أَحَدُهُمْ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا ‏”‏ ‏
“Bersegeralah engkau sekalian untuk melakukan amalan-amalan -yang bagus-bagus- sebelum datangnya bermacam-macam fitnah yang diumpamakan sebagai potongan-potongan dari malam yang gelap gulita. ”Dipagi hari seorang itu menjadi orang mu’min dan disore hari sudah menjadi orang kafir, ada lagi yang bersore-sore masih sebagai seorang mu’min, tetapi berpagi-pagi telah menjadi seorang kafir. Orang itu menjual agamanya dengan harta dari keduniaan.”

  1. Abdullah bin Mas’ud -radhiyallahu ‘anhu-
    Sesungguhnya malaikat memiliki kekuasaan dan setan jg punya kekuasaan (pengaruh). Pengaruh kekuatan malaikat adalah mengembalikan kebaikan dan membenarkan kejujuran, dan siapapun yg mendapatkan pengaruh ini dalam dirinya maka hendaknya dia bersyukur pada Allah. Sedangkan pengaruh setan adalah mengembalikan keburukan dan mendustakan kebenaran, maka siapa yang mendapatkan pada dirinya hendaknya dia berlindung (ta’awudz) pada Allah.
  2. Salman Alfarisi -radhiyallahu ‘anhu-:
    Setiap orang memiliki Batin (perangkat dalam) dan Zahir (casing). Siapa yang menjaga kebaikan batinnya maka Allah akan memperbaiki Zahirnya. Dan sebaliknya siapa yang merusak batinnya maka Allah pun akan merusak Zahirnya.
    FAIDAH
    -Iman akan mengantar pada Akhlak yang baik
    -Akhlak baik menunjukkan apa yang didalam hati.
  • hadits ,التقوى ها هنا ٣مرات, Takwa itu berada disini 3x, sambil menunjuk dada beliau shalallahu ‘alaihi wasallam.
  • Seorang Alim bernama Mansur Ibnu Jazan umurnya 110 tahun masih menjadi imam tarwih.
  • Kisah seorang alim yang naik perahu dan belum sandar baik sudah lompat ke dermaga padahal umurnya sudah sepuh dan ketika orang orang bertanya anda sudah sepuh tapi anda masih kuat apa rahasianya? Beliau menjawab tubuh ini saat masih muda saya gunakan untuk menjaga Allah. Maka Saat tua Allah lah yang menjaganya, lalu membaca hadits.
    احْفَظِ اللهَ يَحفَظْكَ، احْفَظِ اللهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ…
    ‘Jagalah Allah, niscaya Dia akan menjagamu, jagalah Allah niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu…”

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

«